Pariwisata

Terdampak Wabah Corona, Pemerintah Beri 4 Insentif Pendongkrak Pariwisata Bali

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Untuk memulihkan pariwisata di daerah yang menurun akibat penyebaran virus korona atau Covid-19, khususnya Bali, pemerintah telah menyiapkan empat insentif.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa mengatakan, dampak virus korona memang menurunkan jumlah wisatawan asing ke Bali, terutama wisatawan China.

Karena itu, kebijakan dari pemerintah pusat sangat penting dalam membantu pemulihan pariwisata dan perekonomian di Bali.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, bersama pemangku kepariwisataan dan seluruh masyarakat Bali, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas kebijakan yang telah diambil untuk mengatasi dampak penyakit virus korona terhadap perekonomian Bali,” ujar Astawa.

Insentif itu yakni, pertama, pemerintah memberikan tambahan anggaran sebesar Rp298,5 miliar untuk insentif airline dan travel agent dalam rangka mendatangkan wisatawan asing ke dalam negeri.

Kedua, untuk wisatawan dalam negeri diberikan sebesar Rp.443,39 Miliar insentif dalam bentuk diskon sebesar 30 persen potongan harga untuk 25 persen seat per pesawat yang menuju ke sepuluh destinasi wisata.

Ketiga, sepuluh destinasi pariwisata yang tersebar di 33 Kabupaten/Kota tidak dipungut pajak hotel dan restoran (sebesar 10 persen) selama enam bulan.

Sepuluh destinasi pariwisata tersebut yaitu: Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan. Sebagai gantinya, Pemerintah Pusat akan memberikan hibah sebesar Rp3,3 triliun kepada sepuluh destinasi pariwisata.

Keempat, dalam APBN juga tersedia anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pariwisata sebesar Rp147 miliar yang akan dikonversi menjadi hibah ke daerah-daerah untuk memacu pariwisatanya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close