Konsultasi Hukum

Tentang Kepemilikan Airsoft Gun

Pertanyaan:
Selamat pagi pengasuh konsultasi hukum Senayanpost.com. Saya mau bertanya, di daerah saya akhir-akhir ini marak sekali aksi kejahatan. Saya berniat untuk memiliki airsoft gun untuk membela diri, apakah diperbolehkan dan tidak melanggar hukum? Demikian pertanyaan saya, terimakasih.

Pak Ari Lampung Utara.

Jawaban

Terimaksih atas pertanyaan dari Bapak Ari

Airsoft Gun adalah benda yang bentuk, sistem kerja dan/atau fungsinya menyerupai senjata api yang terbuat dari logam atau campuran bahan plastik dan logam yang dapat melontarkan Ball Bullet dengan menggunakan tenaga tekanan udara yang dihasilkan dengan mekanisme gas bertekanan rendah atau pegas yang digerakkan oleh tenaga manusia atau motor listrik dengan kekuatan lontar peluru paling jauh 2 (dua) joule.

(Pasal 1, angka 3, Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pengawasan Dan Pengendalian Replika Senjata Jenis Airsoft Gun Dan Paintball)

Banyak orang yang belum mengerti mengenai prosedur dan juga penggunaan senjata replika tersebut. Meskipun hanya sebatas senjata replika, kepemilikan dari airsoft gun ini tidak bisa sembarangan, penjualan dari airsoft gun mungkin bisa dibilang cukup bebas di pasaran, kemudian juga untuk kepemilikannya sendiri tidak diuji seketat kepemilikan dari senjata api. Namun di dalam proses kepemilikannya terdapat beberapa ketentuan yang berlaku dan juga tidak bisa sembarangan di dalam menggunakannya.

Untuk memiliki airsoft gun, peraturan yang harus dipatuhi dalam hal ini adalah peraturan terbaru Kepolisian Negara Republik Indonesia, yaitu Peraturan Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pengawasan Dan Pengendalian Replika Senjata Jenis Airsoft Gun Dan Paintball.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan, penerbitan izin, pengawasan, dan pengendalian senjata api untuk olahraga oleh kepolisian. Selain itu tujuan dari peraturan ini adalah untuk mewujudkan tertib administrasi, pengawasan, pengendalian kepemilikan, dan penggunaan senjata api atau airsoft gun untuk olahraga.

Persyaratan untuk dapat memiliki dan/atau menggunakan Airsoft gun untuk kepentingan olahraga tersebut dalam Pasal 7 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 adalah sebagai berikut:

1. Persyaratan untuk dapat memiliki dan/atau menggunakan Replika Senjata Jenis Airsoft Gun untuk kepentingan rekreasi dan permainan yang mengolah keterampilan dan atraksi meliputi:
a. Memiliki kartu tanda anggota klub olahraga Airsoft Gun yang bernaung di bawah organisasi induk cabang olahraga Airsoft Gun;
b. Berusia paling rendah 17 (tujuh belas) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun; dan
c. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter dan psikolog Polri.
2. Persyaratan usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, dikecualikan bagi pengguna yang mendapatkan rekomendasi dari organisasi induk cabang olahraga Airsoft Gun.

Menjawab pertanyaan Bapak, Airsoft gun fungsinya hanya dapat digunakan sebagai alat/kepentingan olahraga menembak, tetapi tidak dapat digunakan untuk membela diri. Oleh karena itu sebelum membeli Airsoft gun harus mengetahui dan memahami syarat-syarat dan ketentuannya terlebih dahulu agar tidak bermasalah dengan hukum.

Demikian jawaban dari kami. Semoga bermanfaat.

Eka Intan Putri,S.H.,M.H.
Advokat/Ketua LKBH Intan.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close