Nasional

Tembak Pesawat dan Bunuh Warga, Situasi di Papua Mencekam

TIMIKA, SENAYANPOST.com – Pasca penembakan pesawat Trigana Air dan aksi pembunuhan 3 warga sipil yang dilakukan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB), situasi di Kabupaten Nduga, Papua, mendadak mencekam.

Karena ketakutan akan adanya aksi susulan, warga memilih mengungsi ke Koramil setempat.

“Benar saat ini situasi Wilayah Kenyam masih kurang kondusif, seluruh aktivitas berhenti,” kata Kapendam Cendrawasih Letkol Inf M Aidi, di Papua, Senin (25/6/2018).

Ia menambahkan, sebagian warga khususnya masyarakat pendatang memilih mengungsi ke Koramil Kenyam untuk mendapatkan perlindungan.

Sebelumnya, KKSB pada Senin pagi sekitar pukul 09.45 WIT menembak pesawat Trigana Air. Anggota pasukan pengaman dari Yonif 755/Yalet bersama Brimob kemudian baku tembak kelompok KKSB tersebut.

Namun saat melarikan diri dari kejaran, anggota KKSB membantai warga yang memiliki kios di ujung timur Bandara Kenyam. Akibat aksi ini 3 warga tewas seketika, sendangkan seorang anak kecil dan anggota Brimob mengalami luka parah akibat ditebas parang.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut penembakan pesawat Trigana Air yang ditembak KKSB di Bandara Kenyam memanfaatkan momen Pilkada.

Tito menyebut kelompok tersebut sengaja mengeluarkan intimidasi untuk memilih paslon tertentu.

“Kemudian kita tahu bahwa di daerah ini ada kelompok bersenjata di Nduga dulu kelompok ini pernah menyandra orang. Jadi kelompok-kelompok senjata ini sering dikasih tugas, dimanfaatkan atau juga ikut memanfaatkan situasi pilkada,” kata Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close