Lintas Daerah

Tekor, Pendapatan Mesin Parkir di Bandung Tak Sebanding Biaya Pemeliharaan

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Pendapatan mesin parkir di Kota Bandung yang jauh di bawah target diduga karena kurangnya sosialisasi kepada juru parkir. Padahal harusnya keberadaan juru parkir menjadi perpanjangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung untuk mempromosikan mesin parkir.

“Kalau terus-terusan seperti ini kan pasti banyak yang hilangnya (pendapatan),” ucap Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin, Jumat (27/4/2018).

Solihin menyayangkan hal tersebut karena mesin parkir dibeli dengan harga yang cukup mahal dan semua hal seharusnya bisa terintegrasi dan terencana secara baik. Sebagai contoh, jukir seharusnya tidak lagi menerima uang tunai jika bertugas di sekitaran mesin parkir.

“Insya Allah jika jukir tidak menerima uang tunai, moal aya nu malak (tidak ada yang menagih). Saya juga sebagai wakil ketua saber pungli di provinsi sudah melaporkan ini. Dan sudah dikirim beberapa orang untuk menyamar. Ini langkah untuk mengembalikan kepercayaan warga pada kita,” ucapnya.

Mesin parkir tersebut yang pendapatannya sebesar Rp 1,4 miliar selama kurang lebih lima bulan di tahun 2017.

Sedangkan biaya pemeliharaan untuk tahun ini mencapai Rp 15 miliar. Dalam hal ini Solihin menegaskan ingin mengambil langkah perbaikan agar selaras dengan perencanaan.

“Sebetulnya biaya pemeliharaan kan tidak terhindarkan. Manakala kita ada investasi, ada pembelian barang pasti ada biaya pemeliharaan. Tapi saya minta konsekuensi dari biaya yang dikeluarkan waktu beli Rp 80 miliar, pemeliharaan Rp 15 miliar, BEP-nya kapan? Harus jelas. Kalau mengeluarkan uang sekian harus masuk sekian. Harus punya perencanaan yang jelas,” beber Solihin.

Solihin memastikan telah meminta komitmen tersebut pada Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi.

“Dan Pak Kadishub sudah menyanggupi dari perencanaan yang harus dibuat dari awal, terutama sisi sosialisasi,” katanya.

Ia meyakini jika perencanaan telah matang dan sosialisasi berjalan baik maka pendapatan dari mesin parkir pada tahun ini bisa meningkat.

“Lebih baik terlambat, dari pada meleset terus (target pendapatan),” tandas Solihin. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close