Teknologi Device Fingerprint Mampu Cegah Pemalsuan Data Pribadi

Teknologi Device Fingerprint Mampu Cegah Pemalsuan Data Pribadi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Country Director PT Tongdun Technology Indonesia Jean Hartawan Reksodiputro mengungkapkan pihaknya menghadirkan teknologi solusi device fingerprint dalam rangka membantu pencegahan pemalsuan data pribadi dalam industri teknologi finansial atau tekfin (fintech) melalui penggunaan gawai atau gadget.

“Device fingerprint itu merupakan teknologi untuk bagaimana kita mengambil data-data yang terdapat di dalam gawai atau gadget,” kata Jean Hartawan Reksodiputro atau akrab disapa Icank, di Jakarta, Selasa malam (24/9/2019).

Ia menambahkan, data yang diambil bukan dari aplikasi dan sistem operasi gawai tersebut, namun data dari gawai itu sendiri untuk membuktikan bahwa gawai tersebut bukan gadget ilegal, International Mobile Equipment Identity-nya (IMEI) dipalsukan, dan sebagainya.

Icank menjelaskan bahwa tujuan diterbitkannya teknologi ini adalah agar semua aspek dalam industri fintech tercakup dan terlindungi.

Menurut dia, ada satu lagi teknologi yang namanya multiplatform check-in atau credit guard yang bertujuan untuk melihat berapa banyak calon pemohon pinjaman yang sudah mengunduh aplikasi fintech peer-to-peer lending di gawai mereka.

Hal ini bisa menjadi acuan terkait level kebutuhan nasabah atas pinjaman atau mengidentifikasi risiko peningkatan utang atau over indebtedness, dan hal tersebut diperkuat lagi dengan teknologi dari device fingerprint.

“Dengan demikian teknologi device fingerprint akan menghadirkan informasi bahwa calon nasabah peminjam bukanlah oknum yang sengaja menggunakan gawai untuk memalsukan data-data mereka. teknologi ini merupakan pelengkap bagi teknologi sistem perlindungan dalam industri fintech,” katanya. (JS)