Tank Tabrak Motor dan Gerobak Tahu, TNI Ganti Rugi Rp15 Juta

Tank Tabrak Motor dan Gerobak Tahu, TNI Ganti Rugi Rp15 Juta
Foto-jabar ekspres

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memastikan bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan dari insiden tank tabrak sejumlah kendaraan dan gerobak di Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Penerangan Kodam Siliwangi, Letkol Inf FX Sri Wellyanto Kasih menyatakan pihak TNI telah mengganti semua kerugian melalui Komandan Batalyon setempat.

"Jumlahnya Rp15.400.000," kata Welly dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).

Welly menjelaskan tank yang menabrak motor dan gerobak tersebut berasal kesatuan Yonif Kavaleri 4.

Dilansir CNNIndonesia, saat insiden terjadi, kata dia, kesatuan itu sedang melaksanakan uji siap tempur (UST) tingkat kompi. Latihan itu, kata dia, sudah berlangsung sejak 8 Agustus 2020.

Welly menegaskan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia menyatakan hanya kerugian materil berupa empat motor dan gerobak tahu yang mengalami kerusakan.

"Sudah ditangani oleh Danyon dan sudah langsung berkoordinasi musyawarah dan sudah dilakukan ganti rugi," kata dia.

Welly menyatakan Polisi Militer TNI sudah dikerahkan untuk melakukan penyelidikan terhadap pengemudi tank tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil proses penyelidikan tersebut.

"Tim sedang turun. Kita masih menunggu proses penyelidikan dari pihak POM. Apakah itu human error atau masalah teknis," kata dia.

Kecelakaan tank TNI AD menyeruduk empat sepeda motor dan gerobak gorengan sebelumnya dikonfirmasi oleh Pembantu Unit (Panit) Lantas Polsek Cipatat Ipda Nana.

Keempat unit motor diketahui sedang teparkir dan satu unit gerobak milik pedagang gorengan yang sedang mangkal. Akibat tabrakan, kendaraan dan gerobak mengalami kerusakan cukup parah.

"Betul, ada kecelakaan tank Yonkav (Batalyon Kavaleri) IV. Tapi itu sebetulnya hanya kecelakaan biasa saja. Kalau yang rusak empat motor sama gerobak gorengan," ucap Nana kepada wartawan, Kamis (10/9). (Jo)