Tambahan untuk Isolasi Mandiri, Wisma Atlet Kemayoran Berencana Buka 1 Tower Lagi

Tambahan untuk Isolasi Mandiri, Wisma Atlet Kemayoran Berencana Buka 1 Tower Lagi
Suasana di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 (foto Kumparan.com)
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pemerintah telah menyiapkan satu tower tambahan di Wisma Atlet sebagai mitigasi jika dua tower penuh. Saat ini kapasitas dua tower di Wisma Atlet Kemayoran yang dijadikan flat isolasi mandiri masih tersisa 33 persen dari kapasitas 3.116 pasien. 
"Rencana dibuka di Pademangan satu tower, tower 8 dengan kapasitas 1.500. Itu perencanaan yang kita kerjakan seandainya memang ini sudah full ya. Kita siap buka tower 8 dan memang sekarang sudah disiapkan juga," kata Kepala Kesehatan Kodam Jaya Kolonel CKM dr Stefanus Dony dalam talk show virtual di BNPB, Kamis (24/9).
Terkait jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan jika tower ditambah, Dony mengatakan kebutuhannya tidak besar. Setiap lantai hanya perlu dua perawat tanpa dokter.
"Kalau OTG yang tanpa gejala satu lantai tidak perlu dokter. Dokter hanya di bawah, di klinik saja, di situ ada dua dokter. Kemudian pada triase juga perlu dokter, juga perlu admin. Kemudian setiap lantai akan dijaga oleh perawat aja. Perawat cukup 2 tiap lantai," kata Dony.
Pasien OTG menjadi penyumbang terbanyak kasus corona di Jakarta. Ada 50 persen kasus yang disumbang oleh OTG.
"Ada asimptomatik 50 persen. Kemudian ringan 15 persen, sedang 20 persen, berat 13 persen dan yang menunjukkan kritis sekitar 4 persen," kata Kadis Kesehatan DKI Widyastuti.