Nasional

Tak Jadi Hari Ini, Pengumuman Libur Lebaran Dimundurkan Senin

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani memastikan kepastian akhir ihwal cuti bersama atau libur Lebaran akan ditentukan Senin (7/5/2018).

Puan melanjutkan, hasil itu didapat setelah mendapat kesimpulan dalam rapat yang dihelat hari Kamis (4/5/2018) kemarin dengan mengundang Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan pelaku usaha yang terdiri dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Adapun, keputusan ini mundur tiga hari dari jadwal seharusnya, di mana cuti bersama direncanakan akan diumumkan hari ini.

BACA JUGA: Revisi Libur Lebaran Diputuskan Jumat

“Iya (hari senin). Sudah ada jalan keluarnya, dan di sana ada perwakilan dari Apindo, Kadin, serta Bursa Efek Indonesia (BEI), kementerian terkait serta agama,” ujar Puan ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (5/5/2018).

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Agama sudah meneken Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor: 01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018, cuti bersama dalam rangka perayaan lebaran 2018 ditetapkan pada 13,14,18 dan 19 Juni 2018.

BACA JUGA: Cuti Bersama Libur Lebaran 2018 Bakal Dievaluasi Lagi

Penetapan cuti bersama atau libur Lebaran tersebut dibuat dengan mengasumsikan perayaan lebaran jatuh pada 15-16 Juni 2018. Namun, pemerintah memutuskan untuk menambah masa cuti bersama tiga hari setelah Lebaran, yaitu tanggal 11, 20, dan 21 Juni.

Hanya saja, pemerintah mengevaluasi lagi urgensi penambahan hari cuti bersama dengan mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, hingga keagamaan.

Ditemui di lokasi yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengatakan bahwa dirinya setuju jika cuti bersama diperpanjang. Sebab, ia meyakini bahwa konsumsi akan meningkat, sehingga perekonomian di daerah akan semakin menggeliat.

Menurutnya, keluhan pelaku usaha yang menyebut bahwa tambahan libur Lebaran bisa mengganggu produktivitas sebetulnya bisa diatasi. Salah satunya, dengan cara membagi jadwal kerja antar pegawai sehingga produsen bisa menumpuk persediaan lebih awal.

“Saya sudah sampaikan bahwa masa cuti itu baik untuk gerakkan ekonomi daerah dan berikan penyegaran kepada karyawan sendiri,” jelas Bambang.

Maka dari itu, ia berharap pemerintah segera menentukan sikap terkait cuti bersama ini. Selain memberikan kepastian, tentu masyarakat juga bisa segera memesan tiket untuk mudik.

“Saya mendorong pemerintah untuk tidak berubah sikap terhadap putusannya memperpanjang masa cuti itu,” pungkas dia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close