Nasional

Tak Ingin Terjebak Perang Proksi, Indonesia Tolak Bantuan AS di Natuna

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menko Polhukam, Mahfud MD, menyebut banyak negara yang menawarkan bantuannya ke Indonesia untuk menangani kasus Natuna. Salah satu negara itu, kata dia, ialah Amerika Serikat (AS).

Mahfud bercerita, AS melalui Duta Besarnya untuk Indonesia, Joseph R. Donovan, sempat menawarkan bantuan saat bertemu dengannya pada Jumat (23/1). Namun Mahfud menolak bantuan tersebut.

“Amerika juga datang, duta besarnya [Jumat] kemarin. Sama saya katakan dia bertanya soal itu, soal Laut China Selatan apa yang bisa kerja sama, bantu. Saya bilang enggak perlu kerja sama dengan Amerika soal urusan itu,” kata Mahfud di Kantor PBNU, Jakarta Pusat.

Mahfud menyatakan, apabila Indonesia menerima kerja sama itu, akan menimbulkan permasalahan baru yang tak dikehendaki.

“Kalau kami kerja sama dengan Amerika berarti kami perang dengan China. Padahal kita tidak (mau perang). Kami pokoknya usir. Sehingga kita tidak terjebak pada perang proksi,” ucap mantan Ketua MK itu.

“Kita enggak mau, enggak ada, enggak ada perundingan dengan China, enggak perlu bantuan,” lanjutnya.

Mahfud menyatakan Indonesia telah menegaskan kepada China bahwa kedaulatan NKRI di Natuna tak dapat dirundingkan kembali.

“Indonesia tidak pernah berperkara karena kita tidak menganggap China itu punya hak atas daerah perairan kita yang sekarang jadi masalah. Kita enggak berperkara, datang usir saja, Kita enggak perang. Pokoknya tidak akan ada negosiasi, tidak akan ada tawar menawar mengenai laut Natuna Utara atau laut China Selatan,” kata dia.

Lebih lanjut, kata Mahfud, dalam United Nation Convention for the Law of the Sea 1982 (UNCLOS), telah dinyatakan Natuna merupakan bagian dari kedaulatan Indonesia.
Untuk itu, pemerintah terus mempertahankan wilayah Natuna.

“Pokoknya kami enggak mau berunding soal itu, kami sudah secara hukum internasional maupun hukum nasional kami di berbagai UU sudah menyatakan itu bagian dari wilayah kami yang harus kami pertahankan dengan segala kemampuan yang ada,” tutupnya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close