Politik

Tak Cukup Bukti, Bawaslu Tutup Kasus AKP Sulman Aziz

GARUT, SENAYANPOST.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut menghentikan perkara dugaan pelanggaran Pemilu terkait Kapolres Garut yang dituding menggalang dukungan bagi Capres tertentu.

Bawaslu Garut telah mengklarifikasi kepada eks Kapolsek Pasirwangi, Ajun Komisaris Polisi Sulman Aziz, berikut mendengarkan keterangan saksi, yakni Kapolsek Kadungora, Kompol. Jajang, Kapolsek Karangpawitan, Kompol. Oon Suhendar dan Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo

Komisioner Bawaslu Garut, Ahmad Nurul Syahid mengatakan Bawaslu secara otomatis tidak dapat meregistrasi pelanggaran Pemilu kasus tersebut karena tidak ditemukan alat bukti.

“Sebelumnya kami mengundang Pak Sulman dan para saksi untuk didengarkan keterangannya, memang tidak terbukti ada tekanan untuk memihak salah satu pasangan Capres,” katanya, Jumat (5/4) malam,dikutip dari Viva.

Keputusan tersebut juga berdasarkan rapat pleno yang dilakukan Bawaslu Garut yang hasilnya perkara tersebut dihentikan.

“Ya, perkara tuduhan adanya keberpihakan Kapolres Garut, AKBP. Budi Satria Wiguna, kepada salah satu capres dihentikan,” katanya.

Dengan demikian institusi kepolisian dinilai masih netral dan profesional dalam menjalankan tugas mengawal keberlangsungan Pemilu 2019.

“Institusi kepolisian tidak memihak kepada salah satu capres,” ucapnya. (WW)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close