Tak Ajukan Diri, Banyuwangi Justru Ditunjuk Jadi Tuan Rumah AFI 2017

19:45
114
Bupati Azwar Anas bersama Slamet Raharjo dan tim AFI.

BANYUWANGI, SENAYANPOST.com – Banyuwangi kembali menjadi magnet kegiatan kesenian event nasional. Salah satu ajang penghargaan film tingkat nasional, Apresiasi Film Indonesia (AFI) bakal dihelat di Kabupaten Banyuwangi, November 2017.

Rombongan Tim AFI yang diterima oleh Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan itu, Rabu (11/10/2017) dihadiri sejumlah insan senior perfilman Tanah Air, yakni Slamet Rahardjo Djarot, Tio Pakusadewo, dan Niniek L Karim. AFI sendiri merupakan ajang perfilman yang digelar oleh Pusat Pengembangan (Pusbang) Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Slamet Rahardjo yang didaulat menjadi juru bicara rombongan AFI mengatakan, Banyuwangi dengan segala perkembangannya saat ini, menarik para pegiat film di Indonesia datang. “Kami mendapat usulan dari asosiasi-asosiasi penggiat film, untuk menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah dari penyelanggaraan AFI,” katanya.

Niniek L Karim menambahkan Banyuwangi sebagai calon tuan rumah puncak penganugerahan AFI 2017 lantaran kabupaten yang berada di ujung Timur Jawa ini tengah menjadi primadona di kancah nasional. “Bayuwangi dipilih karena sedang booming, maju di berbagai bidang,” ujarnya.

Niniek mengungkapkan biasanya daerah-daerah mengajukan diri sebagai tuan rumah. Namun pihak Pusbang Kemendikbud tidak bisa serta merta mengabulkan permintaan daerah untuk menjadi tuan rumah. “Namun, untuk Banyuwangi ini spesial. Tidak mengajukan diri, tetapi justru dipilih jadi tuan rumah AFI,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Tio Pakusadewo. Artis papan atas ini, melihat perkembangan Banyuwangi saat ini, memang layak untuk terus dieksplorasi. Terutama dalam dunia perfilman. “Dulu saat saya syuting disini lebih 25 tahun yang lalu (Cinta Dalam Sepotong Roti-red), Banyuwangi tak sebersih ini. Perkembangannya sangat pesat. Wisatanya juga berkembang. Ini menarik untuk menjadi lokasi pembuatan film,” katanya.

Bupati Anas menyambut dengan senang kehadiran para pegiat film kenamaan tanah air tersebut. Penyelenggaran AFI di Banyuwangi sinergis dengan program yang kini sedang dikembangkan oleh pemkab.

“Tiap tahun kami menggelar kompetisi film pendek tentang potensi desa. Ini sebagai upaya mengeksplorasi potensi yang ada dengan mengajak masyarakat berkontribusi melalui pembuatan film. Karena di era digital saat ini, film merupakan salah satu media promosi daerah yang sangat efektif,” ujarnya.

Comments

comments