Taj Mahal Kembali Dibuka Senin 21 September, Ini Aturannya

Taj Mahal Kembali Dibuka Senin 21 September, Ini Aturannya
Taj Mahal

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Destinasi wisata Taj Mahal di India akan kembali dibuka di masa pandemi Covid-19 pada Senin, 21 September 2020. Sejak wabah merebak, monumen cinta Kaisar Kaisar Mughal kepada istrinya, Mumtaz Mahal itu ditutup untuk umum.

Sama seperti destinasi wisata lainnya, pengunjung Taj Mahal harus mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Di antaranya memakai masker, menjaga jarak fisik, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. 

"Pengunjung juga harus membeli tiket lewat daring dan kami membatasi hanya 5.000 wisatawan setiap hari," kata Vasant Swarnkar, Pengawas Survei Arkeologi Lingkaran Agra India seperti dikutip dari The Indian Express.

Vasant Swarnkar melanjutkan, tak ada loket tiket yang buka. Wisatawan dapat membeli karcis melalui aplikasi Badan Survei Arkeologi India. Taj Mahal juga tak menerima pengunjung setiap hari sebagaimana sebelumnya. Destinasi wisata yang terletak di Agra, Uttar Pradesh, India, ini hanya buka pada Senin sampai Kamis, dan Sabtu. Tutup di hari Jumat dan Minggu.

Keputusan membuka kembali Taj Mahal untuk wisatawan keluar saat kasus Covid-19 di India menduduki peringkat kedua terbanyak dunia. Menurut Worldometer, jumlah Covid-19 di India telah melampaui 4,6 juta kasus.

Pemerintah India menutup semua monumen dan destinasi wisata saat awal pandemi Covid-19 merebak pada 17 Maret 2020. Kemudian mulai 1 September 2020, pemerintah India mulai melonggarkan kebijakan karantina. 

Hanya saja, Taj Mahal dan Benteng Merah tetap tutup karena letaknya berdekatan dengan zona karantina. Selain lantaran pagebluk, Taj Mahal pernah ditutup saat perang India - Pakisatan pada tahun 1965 dan 1971.