Lintas Daerah

Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Tatap Muka

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pada tahun ajaran baru mulai 13 Juli 2020, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengizinkan pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Tapi dengan catatan pihak sekolah wajib menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Jika kita tidak melakukan dan berusaha untuk sebuah perubahan, maka adaptasi itu tidak akan terpenuhi. Maka kita berinisiatif untuk melakukan perubahan,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa (7/7/2020).

Pemerintah telah melaksanakan adaptasi tatanan kehidupan baru masyarakat produktif aman Covod-19. Tahap pertama dilaksanakan pada awal Juni sampai 2 Juli lalu diperpanjang sampai dengan 2 Agustus mendatang.

Sebagai percontohan pembelajaran tatap muka, Rahmat meminta sekolah-sekolah di Kota Bekasi meniru di Sekolah Victory Plus, Kemang Pratama, Rawalumbu. Meski secara lisan diizinkan, sekolah tersebut harus mengajukan izin secara resmi kepada pemerintah.

“Standarisasi yang sudah dipaparkan oleh sekolah victory tadi sangat luar biasa. Bahkan ini bisa dijadikan role model untuk sekolah lain. Termasuk sekolah negeri,” kata Rahmat.

Di SPV, pihak sekolah membatasi kapasitas siswa di dalam setiap ruang kelas. Dari kuota pertama sekitar 40 siswa, sekarang menjadi 15 siswa. Setiap bangku dilengkapi dengan alat pelindung secara transparan.

Selain itu, menurut Rahmat di sekolah tersebut tersedia klinik kesehatan dan telah bekerja sama dengan sebuah rumah sakit swasta di dekatnya.

“Artinya ini ada satu perubahan untuk antisipasi terhadap sebuah cluster, (jika) cluster ada, tapi kita serahkan ke Dinkes untuk mengurus perawatannya. Sekolah harus terus berjalan, karena semakin lama kita lupa tidak melakukan perubahan, itu kita akan merugi. Oleh kerana itu antisipasi ini terus kita jalankan,” kata Rahmat Effendi.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close