Lintas Daerah

Tahun 2017, Pendapatan Daerah Jabar Capai Rp 32,16 Triliun

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Hingga 31 Desember 2017 lalu, realisasi pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyentuh angka Rp 32,16 triliun.

“Jumlah ini meningkat dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp.31,37 triliun atau mencapai 102,53 persen,” kata Penjabat Gubernur Jabar H. Mochamad Iriawan, di Bandung, Rabu (4/7/2018).

Iriawan menambahkan, pada rapat paripurna DPRD Jabar tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2017, di kantor DPRD Jabar, kemarin, dirinya telah memaparkan pendapatan daerah tersebut.

Menurutnya, pendapatan itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang realisasinya mencapai Rp 18,08 triliun lebih atau 105,61% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 17,72 triliun.

“PAD ini bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah, semua rata-rata pencapaiannya meningkat dari yang kita tetapkan,” katanya.

Dalam rapat dewan perdananya ini, Pj Gubernur Iriawan juga mengungkapkan sumber lain dari pendapatan daerah tahun 2017, yaitu dari dana perimbangan yang realisasinya mencapai Rp 13,98 triliun.

Dana tersebut didapat dari dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil bukan pajak, dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK). Kemudian pendapatan daerah yang bersumber dari Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 101,38 miliar.

Iriawan juga melaporkan pertanggung jawaban belanja daerah tahun 2017, dimana realisasinya mencapai Rp. 32,79 triliun atau 95,07% dari alokasi anggaran sebesar Rp. 34,49 triliun.

Ia mengatakan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Jabar merupakan salah satu kewajiban konstitusional selaku kepala daerah dan pertanggung jawaban pemerintah daerah kepada masyarakat melalui DPRD.

“Laporan keuangan ini telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keungan,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close