Politik

Susunan Kabinet, Pengamat: Muhammadiyah dan NU Diminta Mengalah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Aksi protes yang dilancarkan Muhammadiyah terhadap menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Menteri Agama Fachrul Razi, adalah hal yang wajar.

Karena kedua kursi menteri itu biasanya diduduki oleh perwakilan dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

“Wajar (protes) karena mayoritas psikologis cukup kuat dalam tanda kutip pos Kemenag dan Kemendikbud, dua kementerian yang memang ranah politiknya Muhammadiyah,” ujar pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Adi Prayitno, Minggu (27/10/2019).

Ini artinya, ia melanjutkan Muhammadiyah dan NU tengah diminta mengalah. Apalagi, ia menyebut Jokowi ingin membuat terobosan pada kinerja Kemenag dan Kemendikbud yang dianggap jalan di tempat. Ironisnya, oknum Kemenag juga tersandung kasus korupsi.

“Protes Muhammadiyah ini harus dijadikan sebagai kritik demokrasi, tapi kita juga harus ingat hak prerogatif presiden, Jokowi pasti punya alasan dan pertimbangan tersendiri,” kata Adi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close