Hukum

Susun Dakwaan Ratna Sarumpaet, Kejari Jaksel Kerahkan 10 Jaksa

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet (RS) memasuki babak baru. Polda Metro Jaya melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Penuntut Umum (PU) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan (Jaksel).

Kepala Kejari Jaksel, Supardi, menerangkan pihaknya telah menerima berkas perkara dengan tersangka Ratna Sarumpaet. Sekarang tinggal mempelajari untuk menyusun dakwaan. Tim penyusun bukan hanya dari Kejari Jaksel.

“Penuntut Umum gabungan dari Kejari, Kejati, dan Kejagung, jumlahnya biar nanti saja di dakwaan ya, pokoknya nanti saja yang jelas kombinasi ya,” ucap dia, Kamis (31/1/2019).

Selain itu, tim juga memilah-milah barang bukti sehingga konstruksi dakwaan nanti sesuai harapan dan memenuhi kualifikasi unsur yang didapatkan. Setidaknya, barang bukti yang diserahkan terdiri dari flash disk, compact disc (CD), laptop. Ada juga tiket dan baju-baju milik Ratna Sarumpaet.

“Di dalam berkas perkara ibu RS di sangkakan pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang pemberlakuan hukum pidana dan UU ITE pasal 28 ayat 2. Kami akan pelajari konstruksinya seperti apa, kita cermati kembali dan tentunya kita harus melihat fakta-fakta yang ada,” ujar dia.

Salah satu jaksa yang turut menangani kasus Ratna Sarumpaet adalah Sarwoto. Dia menjelaskan, kasus yang menjerat Ratna Sarumpaet akan melibatkan banyak jaksa.

“Lebih dari 10 Jaksa Penuntut Umum (JPU). Siapa saja orangnya tunggu aja. Saya takut salah,” tutup dia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close