Politik

Survei Charta Politika: PDIP Berkibar di Jabar-Jateng, Gerindra di Banten

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Charta Politika merilis survei terhadap elektabilitas partai politik pada Pileg 2018. Hasilnya, elektabilitas partai-partai lama belum tergoyahkan.

Survei digelar 23-29 Mei 2018 di 4 wilayah, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Empat wilayah dipilih, karena wilayah Jawa merupakan kunci terkait perolehan suara.

Survei dilakukan kepada 1.200 responden untuk wilayah Jabar, Jateng, dan Jatim. Sedangkan, survei di Banten dilakukan kepada 800 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei +- 2,83%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil survei di Banten, untuk Partai Gerindra menduduki peringkat pertama, kemudian disusul Golkar dan PDIP. Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan hasil tersebut menandakan cocktail effect atau efek tokoh dalam pilpres berpengaruh pada elektabilitas parpol terjadi di Banten.

“Ketika Prabowo mengungguli Jokowi pada pilpres di Banten, ternyata linier dengan Gerindra yang tingkat pertama. Bahkan Golkar masih di atas PDIP yang peringkat tiga,” kata Yunarto di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Tingginya elektabilitas Golkar di Banten, kata Yunarto, bukan karena faktor Pilpres. Namun, karena faktor dinasti Golkar yang cukup kuat.

“Bahkan ketika tertangkap pun, masih anggota keluarganya menang,” katanya.

Sementara, di Jabar, PDIP meraih perolehan suara 22,1 persen. PDIP mengungguli Gerindra, dan Golkar.

“Ini Golkar menurut saya partai yang menarik. Terlepas siapapun capres-cawapresnya dia selalu berada tiga besar. Airlangga Hartarto menang capresnya, dia tiga besar. Masuk penjara atau tidak ketua umumnya, dia tetap tiga besar. Ini ciri-ciri partai infrastruktur. Waktu survei nasional, alasan utama memilih Golkar itu menarik. Bukan karena tokohnya, tapi karena terbiasa memilih partai itu,” jelasnya.

Untuk Jateng, PDIP unggul jauh dibandingkan PKB dan PPP. Sementara Gerindra, turun ke posisi lima dibandingkan survei di Banten dan Jabar.

“PDIP memperoleh 38,3 persen. Gerindra di sini jatuh sekali. Jadi bahkan tidak masuk tiga besar untuk di Jateng,” kata Yunarto.

Sementara di Jatim, elektabilitas PKB mengungguli PDIP dan Gerindra. PKB mendapatkan perolehan suara 25,1 persen, PDIP 20,3 persen, dan Gerindra 10,0 persen.

“Ini daerahnya PKB. Jawa Timur agak berbeda. Karena kecenderungannya kultur politik aliran itu menjadi alasan utama dalam menentukan pilihan. Itu yang menyebabkan PKB bisa mengalahkan PDIP dan Gerindra. Dari data ini bisa diperlihatkan hampir setengah suara, dan konstelasi kekuatan di Jatim, PKB dan PDIP sudah menguasai,” paparnya.

Berikut hasil survei Charta Politika tersebut:

Banten

Gerindra: 20,6%
Golkar: 15,0%
PDIP: 14,4%
PKS: 7,1%
Demokrat: 5,8%
PPP: 3,9%
PKB: 3,8%
NasDem: 3,3%
Perindo: 3,0%
PAN: 3,0%
Hanura: 0,8%
PKPI: 0,6%
PSI: 0,4%
Garuda: 0,3%
PBB: 0,3%
Berkarya: 0,1%
TT/TJ: 17,6%

Jabar

PDIP: 22,1%
Gerindra: 14,7%
Golkar: 11,7%%
PKS: 8,2%
Demokrat: 6,3%%
PKB: 6,2%
NasDem: 6,2%
PPP: 6,1%
Perindo: 3,4%
PAN: 1,7%
Garuda: 0,4%
PSI: 0,3%
PBB: 0,3%
Hanura: 0,1%
PKPI: 0,1%
TT/TJ: 12,4%

Jateng

PDIP: 38,3%
PKB: 10,0%
PPP: 7,1%
Golkar: 7,0%
Gerindra: 6,9%
Demokrat: 5,2%
PKS: 4,3%
NasDem: 4,2%
Perindo: 3,1%
PAN: 3,1%
Garuda: 0,2%
PSI: 0,2%
Hanura: 0,2%
TT/TJ: 10,3%

Jatim

PKB: 25,1%
PDIP: 20,3%
Gerindra: 10,0%
Golkar: 7,1%
Demokrat: 6,4%
PPP: 5,9%
NasDem: 5,1%
Perindo: 3,0%
PAN: 2,7%
PKS: 1,8%
Hanura: 0,5%
PBB: 0,3%
Garuda: 0,2%
PSI: 0,2%
Berkarya: 0,1%
TT/TJ: 11,5%

KOMENTAR
Tags
Show More
Close