Internasional

Suriah Sebut 100 Misil AS dan Sekutu Hujani Damaskus

DAMASKUS, SENAYANPOST.com – Suriah menyebut dalam serangan pertama pasukan gabungan Amerika Serikat, Perancis, dan Inggris telah meluncurkan 110 peluru kendali ke arah kota Damaskus, Sabtu (14/3) pukul 03.55 waktu setempat.

Namun, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim, sistem pertahannya berhasil merontokkan sejumlah misil sekutu.

“Sistem pertahanan udara Suriah berhasil merontokkan misil-misil sekutu dalam jumlah yang signifikan,” demikian Kemenhan Rusia seperti dikutip kantor berita RIA Novosti.

“Sistem pertahanan Suriah merupakan buatan Uni Soviet lebih dari 30 tahun lalu,” lanjut Kemhan Rusia.

Rusia menambahkan, serangan sekutu itu tidak mengenai kawasan yang dilindungi sistem pertahanan Rusia terutama di sekitar pangkalan AU Khmeimim dan pangkalan AL Tartus.

Lebih jauh, Rusia mengatakan, misil-misil sekutu itu ditembakkan dari kapal-kapal perang AS di Mediterania ditambah jet-jet tembur serta pengebom strategis milik AS.

Sebelumnya, pada Sabtu pagi, Amerika Serikat dan sekutunya melakukan serangan udara ke sejumlah lokasi strategis di Suriah.

Serangan ini dilakukan sebagai respons Amerika Serikat terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu.

Selain Amerika Serikat, jet-jet tempur Inggris juga beraksi menyerang sejumlah lokasi yang diduga sebagai fasilitas penyimpanan senjata kimia Suriah.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close