Sumsel Lakukan Hujan Buatan Antisipasi Karhutla

Sumsel Lakukan Hujan Buatan Antisipasi Karhutla

SUMSEL, SENAYANPOST.com – Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Provinsi Sumatera Selatan mulai melakukan hujan buatan dengan teknologi modifikasi cuaca.

“Hujan mulai turun dengan TMC,” ujar Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Palembang, Kamis (13/8/2020).

Melalui upaya tersebut, Gubernur Herman Deru berharap pada musim kemarau tahun 2020 inikarhutla di Sumsel dapat diminimalkan sehingga terhindar dari bencana kabut asap.

Hujan buatan pada kondisi meningkatnya titik panas (hotspot) pada Agustus ini oleh tim teknologi modifikasi cuaca (TMC) BPPT bersama KLHK, BNPB, TNI-AU, dan BMKG itu menggunakan pesawat CN-295 milik TNI-AU.

Dalam kegiatan TMC pada Rabu (12/8/2020), pesawat yang ditugaskan untuk menebar garam sebanyak dua ton (NaCL) di atas wilayah sejumlah daerah rawan karhula dengan hasil yang cukup baik, sejumlah daerah Sumsel diguyur hujan.

Modifikasi cuaca tersebut dilakukan selama 20 hari ke depan dengan menyemaikan sebanyak 40 ton garam di atas awan yang memiliki potensi hujan.

Koordinator Lapangan Tehnik Modifikasi Cuaca (TMC) wilayah Sumsel dan Jambi dari BPPT, Dwipa Wirawan mengatakan, dalam sehari sebanyak 2 ton garam yang akan di semai. Saat ini, mereka memfokuskan penyemaian di wilayah timur Sumsel karena masih banyak memiliki potensi awan hujan.

“Proses penyemaian ini memakan waktu dalam sehari dua sampai tiga jam. Kami menggunakan pesawat CN295 dari Skadrone Halim Perdanakusuma untuk penyemaian,” kata Dwipa saat memantau langsung proses penyemaian di Landasan Udara (LANUD) Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Rabu (12/8/2020). (Jo)