Hot IsuPeristiwa

Sumpah Serapah pada Pembunuh 1 Keluarga di Bekasi saat Rekonstruksi

BEKASI, SENAYANPOST.com – Tiga orang kerabat dekat korban pembunuhan sekeluarga di Jalan Bojong Nangka 2, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, hadir di lokasi rekonstruksi, Rabu (21/11/2018). Mereka mengecam tersangka Haris Simamora dan meminta agar dihukum mati.

“Sebelum dihukum mati, agar disiksa dulu,” ujar Intan, salah satu kerabat dekat keluarga Daperum Nainggolan.

Intan terus mengeluarkan kata-kata makian di tengah kerumunan warga. Padahal, proses reka ulang kejadian pembunuhan belum dimulai karena tersangka masih dalam perjalanan dari Mapolda Metro Jaya ke lokasi.

“Pelaku biadab, anak kecil tidak berdosa juga dihabisi nyawanya,” ujar Intan yang sudah di lokasi sejak pukul 08.00 WIB.

Intan sengaja datang untuk melihat tersangka. Menurut dia, keluarga sangat marah dengan perbuatan Haris yang tega menghabisi nyawa empat orang masih keluarga.

“Kami sangat sedih, kehilangan keluarga menjelang hari Natal,” kata Intan.

Agar tak membuat situasi menjadi panas, kerabat korban ini mendapat penjagaan ketat dari polisi. Di samping itu, polisi memasang garis polisi hingga radius 50 meter karena banyak warga datang. Hingga pukul 11.00 WIB, tersangka belum tiba di lokasi.

Daperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37) beserta dua anaknya Sarah (9), dan Arya (7) ditemukan tewas dibunuh. Daperum dan istrinya ditemukan di ruang keluarga bagian tengah, keduanya mengalami luka senjata tajam di leher dan luka benda tumpul. Adapun anaknya ditemukan tak bernyawa di kamar, diduga dibekap.

Polisi telah menangkap Haris Simamora, tersangka pembunuhnya. Tersangka tak lain masih memiliki hubungan keluarga. Haris dibekuk polisi di kaki gunung di wilayah Garut, Jawa Barat pada Rabu (15/11/2018). Haris diketahui di sana setelah dilacak melalui pesan singkat yang dikirim ke pemilik kontrakan di Cikarang, lokasi penemuan mobil Nisan X-Trail milik Nainggolan.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close