Politik

Sukses Asian Games, Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Makin Melejit

SEMARANG, SENAYANPOST.com – Tingkat elektabilitas pasangan bakal calon capres-cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin diperkirakan makin meroket pasca pagelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Apalagi, Indonesia berada di posisi ke-4 dengan meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu, atau di bawah Korea (49 emas), Jepang (74 emas), dan Cina (132 emas).

“Hal ini tentunya akan meningkatkan tingkat keterpilihan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019,” kata analis politik Teguh Yuwono di Semarang, Minggu (2/9), seperti dilansir Antara.

Ketua Program Magister Ilmu Politik FISIP Universitas Diponegoro Semarang menyatakan, kendati penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia ini merupakan kewajiban negara, perolehan medali emas yang melebihi target sebanyak 16 keping ini merupakan prestasi bangsa Indonesia.

Berita sebelumnya, menjelang sehari penutupan Asian Games XVIII, Sabtu (1/9), sebanyak 14 emas di antara 31 emas yang diraih kontingen Indonesia berasal dari cabang olahraga pencak silat.

Bahkan, para pesilat Indonesia menyapu bersih enam emas nomor seni (tunggal, ganda, dan regu) putra/putri yang dipertandingkan di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Sementara itu, orang nomor 1 di Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) adalah Prabowo Subianto yang notabene Bakal Calon Presiden RI.

Prabowo bersama pasangannya Bakal Calon Wapres RI Sandiaga Salahuddin Uno akan bersaing dengan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin memperebutkan kursi presiden/wakil presiden pada tanggal 17 April 2019.

Hal lain yang bakal berdampak pada peningkatan elektabilitas pasangan calon petahana, lanjut Teguh Yuwuno, adalah pemberian bonus kepada peraih medali pada Asian Games 2018, termasuk pelatih dan asisten pelatihnya.

Pemerintah memberikan bonus bagi peraih peraih emas untuk atlet individu sebesar Rp1,5 miliar, sedangkan untuk ganda masing-masing Rp1 miliar dan tim masing-masing Rp750 juta. (MU)asia

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close