Lintas Daerah

Suhu Dingin Juga Dirasakan Warga Surabaya

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Selama puncak musim kemarau (Juli sampai Agustus 2018) suhu udara saat dinihari sampai pagi hari di Indonesia mengalami penurunan. Hal ini karena kondisi cuaca yang cerah (minim awan) dan pengaruh musim dingin di Australia.

Udara dingin saat malam dan dinihari terjadi hampir merata termasuk di Surabaya dan sekitarnya. Cuaca dingin ini sudah terasa sejak minggu pertama sampai kedua di bulan Juli ini.

Suhu udara di Surabaya saat ini mencapai 27 derajat celcius, menjelang siang mencapai 28 derajat celcius sedangkan malam hari suhu terendah tercatat 21 derajat celcius.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Rendy, Sabtu (7/7/2018) mengatakan, minimnya awan, membuat panas matahari yang sampai ke bumi pada malam hari, tidak dipantulkan kembali pada siang hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, suhu minimum di Kota Surabaya mencapai 21 derajat celcius.

Cuaca dingin juga dialami warga Bandung, tercatat suhu minimum di Bandung mencapai 16 derajat celcius akibat adanya aliran massa dingin di sebelah selatan garis khatulistiwa.

Berdasarkan pengamatan BMKG di seluruh wilayah Indonesia selama 1 hingga 5 Juli 2018, suhu udara kurang dari 15 derajat Celcius tercatat di beberapa wilayah yang seluruhnya memang berada di dataran tinggi atau kaki gunung. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close