Subsidi Upah Belum Cair, Menaker: Sabar

Subsidi Upah Belum Cair, Menaker: Sabar
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para penerima bantuan subsidi upah bersabar jika belum menerima stimulus tersebut. Pasalnya, pemerintah menargetkan sebanyak 15,7 juta pekerja di bawah gaji Rp5 juta menerima bantuan itu.

Saat ini BPJamsostek harus melakukan proses penyaringan dan validasi data nomor rekening secara bertahap. Hal tersebut agar bantuan pemerintah menjadi tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang tertuang dalam  Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020.

"Tentu ada teman-teman yang sampai sekarang belum terbawa, mungkin batch berikutnya, saya mohon sabar. Ini adalah prinsip kehati-hatian agar tepat sasaran," kata Ida dalam konferensi pers, Selasa, 8 September 2020.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga harus melakukan pengecekan data atau proses checklist terhadap nomor rekening yang diberikan oleh BPJamsostek. Sesuai petunjuk teknis, kata Ida, pihaknya memiliki waktu empat hari untuk melakukan checklist.

Hingga saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima sembilan juta data nomor rekening yang diberikan BPJamsostek dalam tiga gelombang yakni 2,5 juta di gelombang pertama 24 Agustus lalu, tiga juta di gelombang kedua 1 September lalu, dan 3,5 juta di gelombang ketiga yang baru saja diserahkan.

Dari data tersebut, sebanyak 3.697.296 akun sudah menerima pencairan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 2.311.237 menerima transfer subsidi upah. Jumlah tersebut merupakan 92,45 persen dari data nomer rekening calon penerima yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek pada Kementerian Ketenagakerjaan pada gelombang I sebanyak 2,5 juta.

Sedangkan pada gelombang kedua sudah dicairkan untuk 1.386.509 penerima. Ida melanjutkan jumlah tersebut mencapai 45,20 persen dari total data calon penerima yang diserahkan BPJamsostek sebanyak tiga juta.