Subsidi Rp600 Ribu, Diduga Ada ‘Kartel Politik’ Ikut Bermain

Subsidi Rp600 Ribu, Diduga Ada ‘Kartel Politik’ Ikut Bermain

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kartel politik diduga ikut bermain dalam program subsidi pemerintah Rp 600 ribu kepada pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

Karena Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyatakan untuk merealisasikan rencana tersebut, anggaran belanja yang dibutuhkan mencapai Rp 31,2 triliun.

“Ini dugaan kepentingan kartel politik atas nama untuk kepentingan rakyat. Apalagi di tengah APBN kita yang sebetulnya sudah tidak sanggup (menjalankan program itu),” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Sebelumnya, Pemerintah tengah fokus meningkatkan penyerapan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Berbagai rencana tengah digodok, guna menggenjot kembali roda perekonomian nasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, salah satu rencana yang akan dilakukan guna mempercepat penyerapan anggaran PEN adalah, pemberian santunan bagi para pegawai yang bekerja di sektor swasta.

Rencananya, pemerintah akan memberikan santunan kepada pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Pemerintah sedang mengkaji untuk menyiapkan pemberian bantuan gaji kepada 13 juta pekerja yang memiliki upah di bawah Rp 5 juta,” kata Sri Mulyani, Kamis (6/8/2020) kemarin.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambah, untuk merealisasikan rencana tersebut, anggaran belanja yang dibutuhkan akan mencapai Rp 31,2 triliun.

Melalui rencana dan program PEN lain-nya, Sri Mulyani berharap anggaran yang telah disiapkan pemerintah guna merespon pukulan telak dari pandemi Covid-19 dapat segera tersalurkan. (Jo)