Nasional

Sri Sultan Ajak Kawula Ngayogyakarta Sabar Menghadapi Cobaan dari Allah

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Dengan menggunakan bahasa Jawa, Raja Kesultanan Yogyakarta yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan “sapa aruh” atau menyapa kawula Ngayogyakarta Hadingrat, Senin (23/3/2020) dari Bangsal Kepatihan yang kemudian disiarkan secara langsung baik melalui instagram maupun youtube.

Dalam “sapa aruh” tersebut Sri Sultan juga menyapa secara khusus para siswa dengan sebutan “anak-anakku kang lagi sinau ing ngomah.”

Sri Sultan kemudian mengajak seluruh kawula Ngayogyakarta Hadiningrat di masa yang penuh dengan suasana waswas dan ketidakpastian untuk senantiasa berdoa.

“Ing tanggap darurat awit sumebaring virus corona iki, kudu diadhepi kanthi sabar-tawakal, tulus-ikhlas, pasrah lahir batin lan kairing ikhtiyar kang tanpa kendhat. Semono uga kita kang kajibah ngesuhi para kawula. Wong Sabar rejekine jembar, Ngalah urip luwih berkah.”

(Di masa tanggap darurat karena tersebarnya virus corona, harus dihadapi dengan sabar-tawakalm tulus ikhlas, pasrah lahir batin dan diikuti upaya yang tiada henti. Demikian pula bagi para pemimpin. Orang yang sabar rluas rejekinya, mengalah akan lebih berkah kehidupannya).

Berbeda dengan peristiwa gempa besar yang melanda tahun 2006 lalu yang kasat mata atau terlihat. Sekarang yang disebut virus jika masuk ke tubuh tidak terasa dan tidak diketahui kedatangannya.

“Kita semua harus menjaga hidup sehat, prihatin dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah. “Gusti paring dalan kanggo sapa wae kang gelem ndalan.” kata Sri Sultan yang berarti Tuhan akan memberi jalan kepada siapa pun yang berupaya keras.

Sri Sultan kemudian mengajak masyarakat untuk selalu ingat kepada Tuhan dengan dikir dan doa tengah malam. Jika kondisi badan tidak enak, Sri Sultan berharap agar mau mengisolasi diri. Bagi masyarakat umum lainnya diharap tidak berkumpul jika tidak ada kepentingan.

“Datan serik lamun ketaman, datan susah lamun kelangan,” pesan Sri Sultan lagi yang berarti tidak membenci ketika mengalami dan tidak bersedih ketika harus kehilangan. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close