Nasional

Soal Kuota Haji, Menag Tegaskan Presiden Sekalipun Tak Ada Jatah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyatakan pihaknya tidak memandang siapa dan apa kedudukannya dalam urusan kuota ibadah haji.

Ia menjelaskan, kuota didasarkan pada prinsip keadilan dan itu berlaku untuk jemaah yang sudah mendapat nomor porsi sesuai urutan yang telah ditetapkan.

“Presiden sekalipun tidak ada jatah sama sekali, karena saya harus menerapkan keadilan. Keadilan itu harus berlaku sama, tidak ada yang mendapat jatah. Keadilan itu siapa yang mendaftar lebih dulu, dia yang mendapat lebih dulu,” tegas Lukman dalam keterangan tertulis, Jumat (20/4/2018).

Hal itu merupakan konsekuensi keadilan sekaligus komitmen dirinya sejak ditunjuk menjadi Menteri Agama.

Kementerian Agama bersama KPK telah berkomitmen untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan pihak lain, khususnya calon jemaah.

Menggunakan kuota tidak sesuai sistem, kata Lukman, akan menimbulkan ketidakadilan buat calon jemaah haji yang sudah antre bertahun-tahun.

Untuk itu, Kemenag memberlakukan ketentuan keberangkatan jemaah berdasarkan urutan.

“Jadi jumlah kuota yang ada tidak digunakan oleh orang yang tidak berhak. Yang bisa menggunakan adalah mereka yang sudah mempunyai nomor porsi dan sudah mendaftar,” ujarnya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close