Internasional

Situs Uji Coba Nuklir Korut akan Ditutup Mei

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Dunia agak sedikit bernafas lega dengan kebijakan Korea Utara (Korut) terkait senjata nuklirnya. Dilaporkan Kantor Presiden Korea Selatan (Korsel) bahwa situs uji coba nuklir Korut akan ditutup pada Mei mendatang.

Seorang Juru bicara (Jubir) mengatakan, penutupan situs Punggye Ri akan dilakukan di depan umum dan disaksikan para ahli asing dari Korsel. Amerika Serikat (AS) juga akan turut diundang untuk hadir dan menonton proses penutupan tersebut.

Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un dan Presiden Korsel Moon Jae In telah setuju untuk bekerjasama membersihkan semenanjung Korea dari senjata nuklir. Konverensi Tingkat Tinggi (KTT) mereka akhirnya terlaksana setelah berbulan-bulan Korut menunjukkan tanda-tanda perang terhadap Korsel.

Presiden Donald Trump kemungkinan akan mengadakan pembicaraan dengan Pemimpin Tertinggi Korut tersebut selama tiga atau empat minggu ke depan untuk membicarakan denuklirasasi semenanjung Korea.

Jubir kepresidenan mengatakan, Kim telah menyatakan akan melakukan penutupan tempat uji coba nuklir pada Mei mendatang, seperti dilansir BBC, Minggu (29/4/2018).

Jubir Kepresidenan Korsel Yoon Young Chan mengatakan, Kim Jong Un akan mengundang para ahli dari Korsel dan AS untuk mengungkapkan proses penutupan situs uji coba nuklir kepada masyarakat internasional secara transparan. Korut juga akan mengubah zona waktunya yang saat ini berbeda setengah jam untuk menyamai waktu Selatan.

Korut sejauh ini tidak membuat komentar publik mengenai masalah tersebut. Situs Punggye-ri terletak di daerah pegunungan. Situs itu dianggap sebagai fasilitas nuklir utama di Utara.

Uji coba nuklir telah dilakukan di dalam sistem terowongan yang digali di bawah Gunung Mantap yang terletak dekat situs Punggye-ri. Di sana telah dilakukan enam uji coba nuklir sejak 2006 lalu. Uji coba nuklir yang terakhir dilakukan pada September 2017.

Setelahnya menyebabkan gempa yang mengguncang situs tersebut, para ahli kemudian meyakini gempa tersebut disebabkan bagian interior gunung yang runtuh. Menurut kantor berita Yonhap, Korsel, Kim kemudian membuat referensinya atas laporan-laporan yang ada.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close