Siapa Sangka, Robot NASA di Mars Ternyata Pakai Prosesor Lawas

Siapa Sangka, Robot NASA di Mars Ternyata Pakai Prosesor Lawas
Robot penjelajah Perseverance milik NASA

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Saat melihat robot penjelajah Perseverance milik NASA berhasil mendarat di Mars, pasti banyak yang mengira wahana antariksa ini menggunakan prosesor canggih dan terbaru. Siapa sangka Perseverance mengandalkan teknologi dari dua dekade yang lalu.

Majalah NewScientist melaporkan bahwa Perseverance ditenagai oleh prosesor PowerPC 750. Ini adalah prosesor yang juga digunakan oleh komputer iMac G3 original milik Apple yang dirilis tahun 1998.

PowerPC 750 adalah prosesor single-core dengan frekuensi 233 MHz. Perseverance juga dilengkapi dengan RAM 256 MB dan kapasitas penyimpanan 2GB, seperti dikutip dari Gizmodo, Rabu (3/3/2021).

Spesifikasi ini tentu sangat lambat jika dibandingkan dengan chipset yang digunakan komputer dan laptop saat ini. Tapi PowerPC 750 adalah chipset pertama yang dilengkapi dengan dynamic branch prediction yang masih digunakan prosesor modern saat ini.

Tapi ada satu perbedaan besar antara CPU yang digunakan iMac 23 tahun yang lalu dengan yang ada di dalam rover Perseverance. Perusahaan BAE Systems memproduksi PowerPC 750 yang lebih tangguh dan tahan terhadap radiasi.

Chip bernama RAD 750 ini bisa menahan 200.000 hingga 1.000.000 Rad dan bisa bertahan di suhu antara -55 dan 125 derajat Celcius. Karena perlindungan ekstra ini, harga satu chip bisa mencapai USD 200.000 atau Rp 2,8 miliar.

Perlindungan ini dibutuhkan karena Mars tidak memiliki atmosfer yang bisa melindungi permukaannya dari sinar matahari. Jadi tanpa perlindungan ini, paparan sinar matahari bisa melumpuhkan Perseverance sebelum memulai misinya.

"Partikel bermuatan yang melintasi galaksi bisa melewati perangkat dan membuat kekacauan. Ini dapat membuat elektron lepas; ini dapat menyebabkan gangguan elektronik dan lonjakan sinyal di dalam sirkuit," kata Director of Space Processor and Products BAE Systems James LaRosa.

Saat ini RAD750 digunakan oleh lebih dari 100 satelit yang mengorbit Bumi, termasuk satelit GPS, pencitraan, data cuaca dan militer. Menurut LaRosa belum ada satelit atau prosesor yang bermasalah.

Selain Perseverance, helikopter Ingenuity yang akan diterbangkan di Mars juga mengandalkan teknologi jadul. Helikopter pertama yang akan diterbangkan di planet lain ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 801, sama seperti yang digunakan Samsung Galaxy S5 dan OnePlus One.