Nasional

Siap-siap, Pemkot Depok Akan Pasang Plang untuk Pengemplang PBB

DEPOK, SENAYANPOST.com – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok akan melakukan pemasangan plang maupun stiker pada objek pajak tanah maupun bangunan yang mengemplang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Penindakan (tersebut) diberikan pada Wajib Pajak (WP) yang prioritas, artinya yang tunggakan pajaknya lebih dari Rp 100 juta atau akumulatif,” ujar Kepala Bidang Pajak Daerah II, BKD Kota Depok, Muhammad Reza, di Depok, Jumat (22/11/2019).

Adapun teknis di lapangan yang sudah berjalan, kata Reza, WP prioritas dikirimkan Surat Tagihan Pajak (STP) dan diberi waktu hingga tujuh hari. Jika tidak ditanggapi, maka BKD melayangkan lagi Surat Pemberitahuan (SPT) pemasangan plang ataupun stiker.

Ia mengatakan sejumlah tindakan yang dilakukan pihaknya bagi pengemplang PBB antara lain penagihan aktif dengan menerbitkan STP, pemanggilan oleh Jaksa Pengacara Negara, pemasangan 12 plang atau spanduk, dan 1000 stiker bagi yang belum melunasi kewajiban PBB.

“Untuk stiker dipasang pada bangunan, sedangkan plang atau spanduk dipasang di tanah kosong. Dengan catatan, sanksi diberikan kepada WP yang memenuhi kriteria tersebut,” katanya.

Untuk itu, ia berharap WP yang mendapat STP dan telah dipasang plang maupun stiker, bisa menyelesaikan segala urusan PBB. Tindak lanjut bisa berupa melunasi pajak terutang atau pun lapor BKD terkait masalah yang dihadapi.

“Mudah-mudahan upaya ini bisa memaksimalkan pendapatan pajak untuk tahun 2019,” ujarnya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close