Hukum

Setnov Tagih Utang ke Riza Chalid untuk Bayar Uang Pengganti e-KTP

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mantan Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov), mengaku terus berusaha membayar uang pengganti terkait kasus korupsi e-KTP. Novanto pun menagih utang kepada pengusaha Riza Chalid, yang membeli pesawat pribadinya.

“Ya saya berusaha terbaik kepada KPK, tapi saya berusaha menjual aset-aset dan juga beberapa di antaranya dengan Riza Khalid sudah ada penjualan pesawat sampai sekarang belum dibayar, padahal untuk cicilan saya,” kata Setnov di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Setnov hari ini menjadi saksi kasus proyek PLTU Riau-1. Sebagai saksi, Novanto dimintai keterangan untuk terdakwa eks Menteri Sosial Idrus Marham.

Setnov mengatakan, saat ini sedang mencari Riza Khalid untuk membayar utang pembelian pesawat itu. Dia juga mengatakan akan melaporkan kepada KPK untuk mengetahui hal tersebut.

“Tapi saya mencari dia untuk membayar. Nanti saya laporkanlah (ke KPK),” tutur dia.

Novanto divonis bersalah dalam kasus korupsi e-KTP dan dihukum 15 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, hak politik mantan Ketua Umum Golkar tersebut dicabut selama 5 tahun.

Dia juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta. Novanto telah mencicil sebanyak 5 kali dengan rincian:
– Rp 5 miliar dititipkan saat penyidikan
– USD 100 ribu
– Rp 1,1 miliar disita dari rekening Novanto
– Rp 862 juta disita dari rekening Novanto
– Rp 6,4 miliar dari pembayaran ganti rugi tanah di Jatiwaringin

KOMENTAR
Tags
Show More
Close