Sastra

Setengah Abad Membaca Abjad

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menandai usianya ke 50, Novi Indrastuti, yang sehari-hari sebagai pengajar di Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya UGM akan membacakan puisi-puisi karyanya yang tergabung dalam tiga buku antologi puisinya, masing-masing berjudul ‘Bingkai Kehidupan’, ‘Di Balik Lensa Kata’ dan “Kepundan Kasih’.

Selain itu, Novi akan meluncurkan buku terbarunya ‘Pengantar Sastra Lisan’ yang akan diluncurkan oleh Dr. Pujiharto, Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB UGM.

“Buku Pengantar Sastra Lisan ini merupakan buka ajar untuk mahasiswa saya” kata Novi dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (9/11/2018).

Sebagai pengajar dan penyair, Novi memang rajin menulis puisi. Tiga antologi puisi yang sudah diterbitkan menunjukkan bahwa Novi cukup produktif menulis puisi, dan dia sudah mempersiapkan puisi-puisi barunya yang akan dibukukan untuk diterbitkan tahun depan.

Tajuk dari Malam Sastra ini ‘Setengah Abad Membaca Abjad, akan digelar Senin, 12 Nopember 2018, pkl. 19.30 di Tembi Rumah Budaya, jalan Parangtritis Km 8,5, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Pembacaan puisi ini merupakan bentuk dari cara memaknai usia 50 tahun Novi. Karena setiap hari selalu bersentuhan dengan sastra, baik sebagai pengajar maupun sebagai kreator, Novi memilih pembacaan puisi sebagai ruang ekspresi sekaligus menandai bertambahnya usia.

Puisi-puisi Novi tidak hanya dibacakan oleh penyair, tetapi juga akan dibacakan sahabat-sahabatnya yang memiliki profesi lain, tetapi memiliki kegemaaran akan puisi, misalnya dr. Ita Fauzia, seorang dokter ahli sperma, yang memiliki kesenangan membaca puisi, dan sudah berulangkali membaca puisi di Tembi Rumah Budaya. Lagi-lagi Ita Fauzia, akan membacakan puisi karya Novi Indrastuti.

Para pembaca lain adalah guru besar dari Universita Gajah Mada, di antaranya Prof.Harno Dwi Pranowo, Prof. Koentjoro, Prof Arief Budiman, Prof. Budi Wignyosukarto, Prof. Cahyono Agus. Selain itu profesi notaris akan ikut membacakan puisi karyanya ialah Armansyah Prasakti, S.H. Sp.N.,M.H dan Heri Sabto Widodo, S.H.Sp.N, Ketua Ikatan Notaris Indonesia DIY.

“Karena suami saya seorang notaris, sehingga saya memiliki relasi notaris melalui suami,” ujar Novi.

Pembaca yang lain, seorang pengacara senior sekaligus penyair dan dimasa muda pernah menjadi wartawan, Kamal Firdaus. Beberapa kali Kamal Firdaus pernah membaca puisi di Tembi Rumah Budaya dan sering hadir acara Sastra Bulan Purnama.

Pembaca lainnya. Aminoto, S.H., M.Hum, pengajar di Fakultas Hukum UGM, H. Mas Yanto Herliyanto, Ketua Kavogama UGM, Dr. Wiyatmi M.Hum, pengajar di Universitas Negeri Yogyakarta, Agus Leyloor, pengajar Prodi Teater, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogya, dan dua penyair muda Umi Kulsum dan Wahjudi Djaya.

“Puisi saya juga akan ditampilkan dalam bentuk lagu oleh Gaby-Tuhrotul-Bening” jelas Novi.

Novi seperti tak bisa dipisahkan dari puisi, betapa seriusnya dia dengan puisi, sehingga skrisi S-1 da tesis S-2 berkaitan dengan puisi. Karena begiotu suntuk dengan puisi, maka terasa pas jika dia mengajar mata kulian teori puisi. Dalam kata lain, keseharian Novi memang selalu bersentuhan dengan puisi.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close