Ekonomi

Setelah Jual OVO, Lippo Jual Pejaten Village dan Binjai Supermall

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pasca menjual dua pertiga saham perusahaan dompet digital, OVO, kini Lippo Group dikabarkan menjual dua pusat perbelanjaan mereka, yakni Pejaten Village dan Binjai Supermall.

Perjanjian jual beli bersyarat dilakukan oleh LMIRT Managment Ltd. (REIT Manager), manajer Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIR Trust), dengan PT Nirvana Wastu Pratama (NWP Retail) pada Senin (30/12).

NWP Retail merupakan perusahaan patungan antara Warburg Pincus dan PT City Retail Developments Tbk. Adapun total penjualan senilai Rp 1,28 triliun atau setara 124,30 juta dolar Singapura. Total penjualan bersyarat ini mencakup pembelian Pejaten Village senilai Rp 997,40 miliar dan Binjai Supermall senilai Rp 283,3 miliar.

“Penjualan aset ini jelas menunjukkan bahwa meskipun pasar real estat komersial yang relatif tidak likuid di Indonesia, manajer mampu menangkap peluang untuk mencapai pengembalian berkelanjutan jangka panjang untuk unit holders. Ini menandakan divestasi perdana kami sejak listing [LMIR] Trust pada 2007 dan juga sejalan dengan portofolio kami yang berkelanjutan strategi optimasi,” kata Kepala Eksekutif Manajer REIT James Liew dikutip dari situs resmi LMIR Trust.

Menurut Liew, selain dua pusat perbelanjaan tadi, pihaknya juga akan terus mencari akuisisi strategis dan oportunistis lain yang mampu menunjukkan prospek pertumbuhan yang menarik. Sembari juga melaksanakan inisiatif peningkatan aset untuk mengoptimalkan nilai portfolio perusahaan.

Adapun hasil divestasi bersih ditaksir mencapai 120,2 juta dolar Singapura. Hasil ini akan meningkatkan fleksibilitas keuangan untuk mendanai pertumbuhan melalui investasi ulang, melakukan distribusi ke unitholders, atau mengurangi utang.

Pejaten Village merupakan pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan yang terdiri atas enam tingkat (termasuk ruang bawah tanah) dan tempat parkir bawah tanah, dengan total luas kotor lantai 91.749 meter persegi dan total luas leasable net 42.184 meter persegi. Konstruksi pusat perbelanjaan ini selesai pada 2008.

Sementara Binjai Supermall, merupakan pusat perbelanjaan di Sumatra Utara yang terdiri atas tiga tingkat dan dengan total luas kotor lantai 44.153 meter persegi dan total leaseable net 23.431 meter persegi. Gedung tersebut selesai dibangun pada 2007.

Setelah penyelesaian divestasi dua bangunan tersebut, pada kuartal kedua 2020, portofolio LMIR Trust akan terdiri dari 28 properti senilai 1,70 miliar dolar Singapura.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close