Ekonomi

Setelah Avtur Turun, Maskapai Harus Turunkan Harga Tiket

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan, mendesak maskapai penerbangan nasional menurunkan harga tiket pesawat menyusul penurunan harga avtur

“Agar adil, seharusnya maskapai juga menurunkan harga tiket pesawat,” kata Mamit Setiawan, di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Ujungnya, tambah Mawit Setiawan, membantu masyarakat umum dalam beraktivitas sehingga roda ekonomi pun berputar.

Apalagi, lanjutnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah mengimbau maskapai agar menurunkan harga tiket, sehingga, tidak ada alasan bagi perusahaan penerbangan untuk bertahan dengan harga tiket tinggi yang saat ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Menyinggung angka atau jumlah penurunan harga tiket maskapai, Mamit menyebut 10-15 persen dinilai sudah wajar.

Penurunan harga avtur yang dilakukan Pertamina, menurut dia, cukup signifikan. Dengan adanya penurunan harga dari Rp8.210 per liter menjadi Rp7.960 per liter di Bandara Soetta, maka harga avtur Pertamina saat ini jauh lebih murah dibandingkan di Bandara Changi Singapura, seperti selama ini kerap dikeluhkan maskapai.

“Bahkan, harga avtur saat ini menjadi lebih rendah dibandingkan dengan Pertamax. Ini membuktikan bahwa Pertamina sudah sangat berkorban menurunkan harga avtur,” katanya.

Sebab, lanjut Mamit, harga avtur Pertamina yang sebelumnya dianggap tinggi, karena di dalamnya termasuk pajak dan throughput fee. Kondisi demikian tidak dialami avtur di Singapura. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close