Politik

Seruan Rizieq Diyakini Tak Berpengaruh ke Pilpres

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Seruan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI)) Rizieq Shihab soal haram pilih capres dan caleg yang berasal dari partai pendukung penista agama diyakini tak akan berpengaruh signifikan di Pilpres 2019.

“Tidak akan berpengaruh signifikan untuk konteks Pilpres,” kata Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq dikutip dari CNN Indonesia, Senin (3/12/2018).

Politikus PKB itu mengatakan seruan dari Rizieq akan efektif apabila dilakukan dalam lingkup politik kecil seperti di level pemilihan kepala daerah.

Ia menyebut seruan itu efektif hanya saat Pilkada DKI Jakarta 2017. Saat itu, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016 tersandung kasus penistaan agama akibat kutipan Al Maidah ayat 41.

Sementara, kasus yang sama tak terjadi di Pilpres 2019. “Makanya beda (Pilpres) dengan Pilkada DKI,” ucap Maman.

Namun, Maman menyatakan bahwa seruan Rizieq itu merupakan isu yang sensitif jelang Pilpres. Ia pun menyakini seruan itu bisa membuat sebagian masyarakat terpengaruh di Pilpres 2019 meski tak signifikan jumlahnya.

“Isu itu sangat sensitif. Bisa membuat sebagian masyarakat terpengaruh,” kata pria yang juga memiliki jabatan Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

Maman menambahkan, masyarakat sudah cerdas dalam berpolitik. Ia pun optimistis bahwa mayoritas masyarakat Indonesia memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Jadi saya yakin Jokowi akan tetap dipilih rakyat Indonesia untuk periode 2019-2024,” kata dia. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close