Peristiwa

Serang Wartawan VIVA Jelang Sidang, Hercules Minta Maaf

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Terdakwa perkara perusakan dan pendudukan lahan, Hercules Rosario Marshal meminta maaf atas penyerangan terhadap wartawan VIVA, Foe Peace Simbolon, yang terjadi di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Peristiwa itu berlangsung, saat Hercules tiba di pengadilan dan menyerang wartawan yang menyebabkan memar di bagian tangan kiri Foe.

Melalui video yang dikirim oleh pengacaranya, Hercules yang kini tengah menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat, mengakui kesalahannya.

Assalamulaikum wr wb. Dengan segala kerendahan hati, Saya Hercules Rosario Marshal meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan atas reaksi emosional di luar kesadaran saya pribadi dalam menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat,” ujar Hercules dalam video tersebut, Kamis, 28 Maret 2019.

Hercules mengatakan, hal itu dia lakukan, lantaran kondisi psikis yang tidak stabil dalam menghadapi vonis. Diketahui, Hercules dihukum selama delapan bulan penjara.

Tindakan tersebut saya lakukan, karena kondisi psikis sidang dan kondisi pikiran sidang, dan pikiran keluarga saya yang terbebani dengan vonis putusan sidang,” kata dia.

Di bagian akhir, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian yang telah mengamankan jalannya persidangan.

Dan saya terimakasih kepada Kepolisian yang telah menyelamatkan dan mengamankan jalannya sidang. Ke depan, saya berupaya menjadi warga negara yang baik. Sekali lagi atas kesalahan saya ini, saya memohon maaf atas ketidaknyamanan semua pihak,” ucap dia.

Pimpinan Redaksi VIVA, Maryadi mengapresiasi permohonan maaf dari Hercules.

“Kami mengapresiasi video permintaan maaf tersebut. Namun, alangkah baiknya sebagai warga ketimuran, harusnya disampaikan langsung ke redaksi ataupun ke korban. Jikalau Hercules tidak bisa menyampaikan langsung, sedianya kuasa hukum bisa mewakili mendatangi redaksi VIVA sebagai itikad baik,” ujar Maryadi.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close