Infotainment

September, Justin Bieber dan Hailey Nikah Lagi di Gereja

JAKARTA, SENAYANPOST.com – September mendatang, Justin Bieber dan Hailey Baldwin berencana menggelar acara pernikah lagi di sebuah gereja. Pasangan artis ini sebenarnya sudah menikah secara rahasia, tetapi bukan di gereja, melainkan di gedung pengadilan New York.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan jatidirinya mengungkapkan pernikahan di sebuah gereja merupakan keinginan Justin dan Hailey yang belum terlaksana karena berbagai hal dan kendala.

“Justin dan Hailey akan mengadakan upacara pernikahan dan pesta pada September karena mereka hanya mengadakan upacara sipil, sangat penting bagi mereka untuk mengadakan upacara keagamaan. Mereka selalu berencana untuk memilikinya. Mereka ingin menikah dengan baik di depan keluarga dan teman,” kata sumber terdekat kepada People, Sabtu (24/8/2019).

Pasangan ini sudah mengirimkan tanggal dalam undangan gaya komik. Kabarnya kartu itu bertuliskan, “Kami merasa terhormat memiliki Anda di hari istimewa ini.

Justin dan Hailey pun kabarnya sudah tidak sabar untuk merayakan cinta mereka dengan orang-orang paling penting dalam hidup mereka dan telah merencanakan pesta pernikahan sejak Mei.

“Mereka memutuskan pada bulan Mei bahwa mereka akan menikah pada bulan September. Jadi, mereka telah merencanakan untuk sementara waktu. Hailey bekerja dengan seorang desainer. Mereka berusaha merahasiakan detail pernikahan, tetapi keduanya tampak sangat bersemangat. Mereka sangat senang tentang kehidupan pernikahan mereka bersama,” bebernya.

Justin dan Hailey telah menunda perayaan pernikahan mereka beberapa kali karena diyakini berfokus pada kesehatan mental penyanyi ‘Love Yourself’, mengikuti keputusannya untuk mencari perawatan untuk depresi pada Februari lalu.

“Hailey terus mendukungnya. Mereka masih akan memiliki pernikahan ketika mereka merasa sudah siap. Yang paling penting bagi mereka adalah Justin sehat secara mental. Tampaknya perawatannya telah banyak membantunya. Itu telah mengubah cara berpikirnya. Dia jauh lebih fokus untuk mengambil satu hari sekaligus. Saat dia mulai berpikir terlalu jauh ke depan, dia menjadi stres dan merasakan tekanan,” tutur dia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close