Sepi Penumpang, Penerbangan Pagi Surabaya-Sumenep Dibatalkan

Sepi Penumpang, Penerbangan Pagi Surabaya-Sumenep Dibatalkan

SUMENEP, SENAYANPOST.com – Animo penumpang terhadap penerbangan pagi rute Surabaya – Sumenep dan sebaliknya yang dilayani Wings Air, masih minim. Sejak dibuka 8 Agustus 2018, kursi penumpang pesawat tidak sampai separuh yang terisi.

“Penumpang untuk penerbangan pagi memang sepi. Terutama dari Surabaya – Sumenep,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Indra Triyantono, Sabtu (4/8/2018).

Sejak 8 Juli 2018, Wings Air melayani rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya, dua kali sehari menggunakan pesawat jenis ATR 72. Dari Surabaya – Sumenep pada pukul 06.30 WIB dan pukul 12.45 WIB. Sedangkan dari Sumenep-Surabaya pada pukul 07.30 WIB dan pukul 13.45 WIB. Waktu tempuh penerbangan pesawat di rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya sekitar 40 menit.

“Jumlah penumpang dari Surabaya – Sumenep di bawah 10 orang setiap keberangkatan. Sedangkan dari Sumenep – Surabaya, berkisar 20-30 orang. Sementara kapasitas maksimal pesawat 72 orang,” terang Indra.

Kondisi tersebut sangat berbeda dengan penerbangan siang hari. Jumlah penumpang dari Sumenep – Surabaya di atas 90 persen. Sedangkan dari Surabaya – Sumenep berkisar 70-80 persen.

“Penerbangan siang hari sudah menemukan pasarnya. Jadi tiap hari pesawat selalu penuh. Sementara yang pagi hari masih sangat sepi. Mungkin masih banyak yang belum tahu, terutama yang dari Surabaya – Sumenep,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk penerbangan pagi hari, awalnya direncanakan setiap hari ada penerbangan dari Bandara Trunojoyo seperti penerbangan siang hari. Namun pada perkembangannya hanya bisa terealisasi tiga kali satu minggu, yakni pada hari Sabtu, Minggu, dan Selasa.

“Untuk penerbangan pagi memang hanya tiga kali seminggu, karena pesawatnya juga digunakan ke Labuan Bajo dari Surabaya,” paparnya. (WW)