Terorisme

Sepekan Kritis, Satpam Gereja Pantekosta Surabaya Meninggal Dunia

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Catur Giri Sungkowo, petugas keamanan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jawa Timur, akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah sepekan lamanya mengalami masa kritis akibat bom bunuh diri di gereja itu.

Catur menghembuskan nafas terakhir, Jumat (18/5/2018) tengah malam, setelah hampir sepekan kondisinya kritis di ICU RSU dr Soetomo Surabaya.

Jenazah Catur dimakamkan di TPU Jalan Gunungsari Surabaya. Jenazah dibawa ke rumah duka Jalan Pulosari, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, Sabtu (19/5/2018) dini hari.

Kepala Humas RSU dr Soetomo Surabaya, dr Pesta Parulian mengatakan, korban adalah pasien yang dirujuk dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

“Pasien masuk pada Minggu saat bom meledak di gereja,” katanya dikonfirimasi.

Korban, kata dia, mengalami luka bakar lebih dari 70 persen dan tubuhnya mengalami trauma ledakan.

“Sejak masuk ke ICU IRD dr Soetomo, kondisinya sudah kritis sampai meninggal dunia,” ucapnya.

Meninggalnya Catur Giri Sungkowo menambah daftar korban meninggal akibat bom bunuh diri di Surabaya menjadi 14 orang. Serangan teroris juga terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya dan di gerbang Markas Polrestabes Surabaya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close