Lintas Daerah

Sepasang Harimau Muncul di Jalanan, Pawang Segera Beraksi

ACEH, SENAYANPOST.com – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alama (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo mengungkapkan, sepasang harimau Sumatera muncul dan tertangkap kamera trap di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

Keberadaan satwa dilindungi tersebut sudah terpantau sejak dua bulan lalu. Untuk menghindari terjadinya konflik dengan manusia, pawang kini diturunkan untuk menghalau harimai ini kembali ke hutan.

“Harimau ini sudah terpantau di sana hampir dua bulan ini. (Di sana) bukan habitatnya, tapi dekat dengan habitat di hutan lindung yang berbatasan dengan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser),” kata Sapto Aji Prabowo, Selasa (27/11/2018).

Menurut Sapto, kondisi fisik harimau Sumatera tersebut masih normal. Hal ini seperti data yang diperolehnya dari Forum Harimau Kita (FHK). Untuk mengantisipasi perburuan kedua harimau tersebut, patroli gabungan ditingkatkan.

Patroli digelar setiap malam dengan melibatkan tim BKSDA, WCS, masyarakat, TNI, dan polisi. Tim menyisir sekitar lokasi harimau tertangkap kamera dan jalur-jalur yang dilalui harimau untuk memastikan tidak ada jerat atau pun umpan beracun.

“Alhamdulillah lima hari ini tidak ada terpasang jerat maupun umpan beracun,” jelas Sapto.

Selain itu, BKSDA menggelar sosialisasi ke masyarakat agar tidak beraktivitas sendirian di perkebunan. Masyarakat setempat juga diminta untuk kembali ke rumah pukul 16.00 WIB dan tidak melepas ternak di kebun.

“Pawang juga kita datangkan untuk menghalau harimau kembali ke hutan, selain dengan bunyi-bunyian petasan,” ungkap Sapto.

“Selama ini harimau tersebut belum turun ke perkampungan, hanya di jalan kebun saja,” ucapnya.

Seperti diketahui, dalam sebulan terakhir sepasang harimau tersebut tertangkap kamera trap sebanyak 11 kali. Beberapa hari lalu, warga merekam dengan kamera poket juga di pinggir jalan. Di lokasi kemunculan harimau ini, BKSDA sudah memasang dua kamera trap.

“Harimau terdeteksi dua ekor, jantan dewasa dan betina beranjak remaja berusia 2-3 tahun yang mulai berahi,” jelas Sapto. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close