Ekonomi

Semester I, Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Tumbuh Lesu

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pendapatan premi pada semester pertama tahun ini sebesar Rp93,58 triliun, tumbuh 5,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu Rp88,66 triliun.

Kendati masih tumbuh, pertumbuhan premi ini melambat dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat mencapai 18,8 persen.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan realisasi pertumbuhan pendapatan premi periode ini lebih rendah dari sebelumnya,” kata Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Ia menambahkan, situasi memang sedang volatile, kedua mungkin tingkat penetrasi memang agak terhambat di daerah Indonesia bagian timur.

Selain itu, periode semester I 2018 ini bertepatan dengan liburan panjang Idul Fitri dan persiapan anak masuk sekolah. Alhasil, banyak orang tua yang mengedepankan kedua kebutuhan tersebut dibandingkan membeli polis asuransi.

“Jadi ada pergeseran kebutuhan. Masyarakat punya uang, kan ada Tunjangan Hari Raya (THR) juga tapi ya lebih mementingkan kebutuhan lain dulu,” papar Togar.

Adapun pendapatan premi pada semester pertama tahun ini terdiri dari premi bisnis baru sebesar Rp59,85 triliun dan total premi lanjutan sebesar Rp33,73 triliun.

Kendati tumbuh melambat di paruh pertama, Togar optimistis pendapatan premi pada paruh kedua tahun ini akan lebih baik. Ia yakin pertumbuhan pendapatan premi pada kuartal ketiga 2018 setidaknya sama seperti pertumbuhan kuartal ketiga tahun lalu yang mencapai 20 persen.

Selain pendapatan premi yang melambat, hasil investasi perusahaan asuransi jiwa nasional juga anjlok hingga minus 135,5 persen. Walhasil, hasil investasi sejak Januari hingga Juni 2018 minus Rp8,35 triliun dari sebelumnya yang untung Rp23,52 triliun. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close