Semester I/2020, BTN Bukukan Laba Bersih Rp768 Miliar

Semester I/2020, BTN Bukukan Laba Bersih Rp768 Miliar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengungkapkan pihaknya berhasil membukukan laba bersih Rp768 miliar pada semester I 2020 yang ditopang oleh pendapatan bunga bersih Rp4,43 triliun dan catatan laba dari operasional di luar provisi Rp1,99 triliun.

“Perolehan laba bersih pada semester I ini melebihi ekspektasi,” kata Pahala Nugraha Mansury dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Ia menambahkan, capaian pendapatan bunga bersih Rp4,43 triliun ini disumbang oleh kenaikan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar 0,32 persen (yoy) yaitu dari Rp251,04 triliun pada semester I 2019 menjadi Rp251,83 triliun di periode yang sama tahun ini.

BTN juga mencatatkan pertumbuhan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi sebesar Rp 193,49 triliun.

Angka ini naik sebesar 2,47 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai Rp 188,82 triliun.

Peningkatan penyaluran KPR ini ditopang oleh kenaikan penyaluran KPR bersubsidi yang mencapai Rp 113,61 triliun di semester I 2020.

KPR Subsidi yang menempati porsi sebesar 45,11 persen dari total portofolio kredit di Bank BTN tersebut tumbuh positif di level 5,84 persen yoy. Per semester I 2020, KPR Subsidi Bank BTN tercatat naik dari Rp 107,34 triliun pada semester I 2019.

Selain itu, Bank BTN juga telah menyalurkan KPR non subsidi sebesar Rp 79,87 triliun. Lalu, kredit perumahan lainnya sebesar Rp 7,56 triliun dan kredit konstruksi masing-masing sebesar Rp 27,87 triliun per semester I 2020. Kemudian, di segmen kredit non perumahan, perseroan menyalurkan kredit senilai Rp 22,91 triliun per akhir Juni 2020.

“Di tengah pertumbuhan positif tersebut, perseroan pun tetap menjaga kualitas kredit yang disalurkan. Per Juni 2020, BBTN mencatatkan penurunan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net dari 2,42 persen per Juni 2019 menjadi 2,40 persen pada Juni 2020,” ujar Direktur Utama BTN Pahala Mansuri. (Jo)