Nasional

Semburan Minyak di Aceh Masih Setinggi 30 Meter

JAKARTA, SENAYANPOST.com –– Semburan minyak beraroma gas yang keluar dari titik sumur milik masyarakat di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, masih mencapai 30 meter dari permukaan tanah, pascaledakan dan kebakaran di sana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Syahrizal Fauzi kepada wartawan di Idi, Sabtu (28/4) mengatakan tekanan semburan minyak masih mencapai 30 meter, bahkan sesekali semburan mencapai 35 meter hingga 40 meter.

“Tekanan minyak yang menyembur setelah api padam belum stabil, sehingga warga kita harap jangan mendekat ke lokasi,” katanya seperti dikutip Antara.

Arah angin yang tidak menentu membuat lokasi semburan tak aman bagi masyarakat. BPBD Aceh Timur pun menetapkan radius bahaya sejauh 150 meter hingga 200 meter.

“Radius 200 meter sangat berbahaya untuk kesehatan, sehingga kita haruskan seluruh Satgas BPBD yang diposkan di sana untuk selalu mengenakan masker setiap saat,” kata Syahrizal.

BPBD juga sudah mengungsikan masyarakat sekitar ladang sumur demi keselamatan.

“Tidak ada aktifitas, bahkan petugas kita larang menggunakan handphone (HP) dari jarak yang telah ditentukan,” ujar Syahrizal.

Sebelumnya, Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peuralak, Kabupaten Aceh Timur dihebohkan dengan ledakan dan kebakaran sumur minyak tradisional pada Rabu (25/4) sekitar pukul 01.30 WIB.

Ledakan itu mengakibatkan 22 orang meninggal dunia, 39 orang luka-luka dan ratusan orang harus mengungsi.

Kini, lokasi ledakan yang masih mengeluarkan semburan minyak beraroma gas itu telah ditangani pihak PT Pertamina. Semburan minyak yang mengalir dan ditampung seperti waduk pun mulai disedot dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close