Semangat Membara yang Berlebihan

Semangat Membara yang Berlebihan

HARI itu tiga sahabat Rasulullah  Saw. menemui beberapa istri Rasulullah Saw. Ketiga sahabat Rasulullah tersebut ingin tahu, bagaimanakah ibadah beliau. 

Ketika mereka diberitahu tentang ibadah Rasulullah Saw., mereka merasa betapa sedikit ibadah yang telah mereka lakukan. Apalagi mereka tahu, Allah Swt. telah mengampuni dosa beliau.Baik yang lalu, kini, maupun yang akan datang. Maka, mereka pun bertekad untuk memperbaiki diri.Dengan gayanya masing-masing.

“Aku, sejak saat ini, akan melaksanakan shalat malam seumur hidupku!” ucap pria yang pertama dengan bersemangat.

“Aku, juga saat ini, akan berpuasa sepanjang tahun hingga aku mati!” ucap pria kedua.Tak mau kalah.

“Aku, sejak saat ini, akan menghindari perempuan. Aku tidak akan menikah selamanya!” ucap pria ketiga.Dengan semangat membara.

Kabar tentang tekad ketiga pria itu akhirnya sampai juga kepada Rasulullah Saw. Beliau pun memerintahkan ketiga pria tersebut untuk menemui beliau. 

Ketika mereka datang, dan selepas mengucapkan salam dan berbagi sapa, beliau dengan agak gusar berkata kepada mereka, “Kaliankah yang kudengar bertekad begini dan begitu? Demi Allah, akulah orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertakwa kepada-Nya di antara kalian. Meski demikian, aku kadang-kadang berpuasa sunnah, kadang-kadang tidak. Aku kadang-kadang melaksanakan shalat malam, kadang-kadang aku tidur. Aku pun menikahi perempuan. Barang siapa membenci sunnahku, ia tidak termasuk golonganku!” (*)