Sepak Bola

Selebrasi Elang, Xhaka dan Shaqiri Didenda

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Meski bebas dari sanksi larangan bertanding, duo pemain timnas Swiss, Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, tetap disanksi FIFA. Gara-gara selebrasi gol dengan gestur tangan berbentuk elang berkepala dua dalam laga melawan Serbia di Piala Dunia 2018, keduanya dijatuhi denda.

Xhaka dan Shaqiri dalam lanjutan laga Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Kaliningrad, Rusia, Jumat (23/6), masing-masing mencetak gol ke gawang Serbia. Pada pertandingan itu, Swiss menang 2-1 atas Serbia.

Usai mencetak gol, keduanya membentuk gestur elang dengan tangannya. Hal itu dikaitkan dengan asal mereka, yakni Kosovo yang didominasi oleh etnis Albania.

Dikutip dari AS, FIFA memulai proses penyelidikan terhadap Xhaka dan Shaqiri yang membuat selebrasi identik itu, pada Sabtu (23/6). Rekan setimnya, Stephen Lichtsteiner kemudian ikut diselidiki terkait “perilaku yang tidak sportif yang bertentangan dengan prinsip-prinsip fair play”.

FIFA kemudian menutup penyelidikan dan tak memberi sanksi larangan bermain bagi ketiganya. Namun, sanksi denda dijatuhkan. Xhaka dan Shaqiri masing-masing diberi denda 10.000 swiss francs (sekitar Rp142 juta), sementara Lichtsteiner didenda 5.000 swiss franc (sekitar Rp71 juta).

Sebagaimana Albania, Kosovo, yang sebelumnya merupakan salah satu provinsi di Serbia, memisahkan diri dari Serbia pada 2008. Serbia tak mengakui kemerdekaannya hingga saat ini.

Bendera Albania sendiri memiliki gambar elang hitam berkepala dua. Meskipun diakui keberadaannya oleh UEFA, Kosovo tetap tak dipandang oleh Serbia.

Tak hanya kasus selebrasi Xhaka-Shaqiri, FIFA juga mendenda pihak Serbia sebesar 54.000 swiss franc (sekitar Rp770 juta). Hal itu terkait dengan “spanduk dan pesan-pesan yang diskriminatif dari para suporter Serbia dan juga pelemparan benda-benda selama pertandingan”.

Swiss sendiri akan melakoni laga terakhir Grup E Piala Dunia 2018 melawan negara yang sudah dipastikan tersingkir Kosta Rika, sementara Serbia akan menghadapi unggulan Brasil. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close