Internasional

Selama Lockdown Virus Corona, Dubai Larang Pernikahan dan Perceraian

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sejak pekan lalu Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), memberlakukan lockdown. Semua aktivitas pun ditiadakan, termasuk pernikahan dan perceraian.

Tujuan dari pelarangan ini untuk menghindari berkumpulnya massa. Bahkan pengajuan cerai melalui pengadilan tak akan diterima.

Sedianya lockdown diberlakukan selama 2 pekan, namun sangat besar kemungkinan diperpanjang. Belum jelas sampai kapan lockdown dicabut yang juga berimbas kepada ketdakpastian sampai kapan warga kota bisa melangsungkan pernikahan maupun mengajukan perceraian.

Departemen Kehakiman Dubai menyatakan, keputusan ini merupakan bagian dari langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang digulirkan Pemerintah UEA.

Khaled Al Hawsni, hakim pengadilan keluarga, seperti dikutip dari AFP, Rabu (8/4/2020), mengatakan di situs web departemen, pasangan yang telah menyelesaikan administrasi pernikahan tidak boleh menggelar pesta, meskipun hanya dihadiri keluarga.

Sejauh ini UEA mengonfirmasi lebih dari 2.000 kasus virus corona, 12 di antaranya meninggal.

Selama lockdown, warga maupun penduduk tetap harus mendapat izin dari otoritas setempat untuk meninggalkan rumah, kecuali mereka yang bekerja di sektor vital.

Bahkan, sebagaimana dilaporkan media lokal, seorang pria harus melapor polisi untuk sekadar menemui istri kedua. Itu pun ada kemungkinan tak diizinkan.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close