Nasional

Selama 6 Jam Terjadi 21 Gempa di Gunung Merapi

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Selama enam jam mulai dari pukul 12.00 hingga 18.00 WIB hari Senin (18/11/2019), terjadi 21 kali gempa di puncak Gunung Merapi.

Kegempaan yang terjadi itu, meliputi 11 kali gempa fase banyak atau hybrid, 5 kali gempa guguran, 3 kali gempa vulkanik dangkal, 1 kali gempa tektonik jauh dan 1 kali gempa low frequency.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Heru Suparwaka, Senin (18/11/2019) mengemukakan
Selama periode pengamatan tersebut, cuaca berawan dan mendung, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 18.5-23.5 °C, kelembaban udara 30-90 %, dan tekanan udara 567-709 mmHg.

“Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 10 meter di atas puncak kawah,” ujarnya.

Menurut dia, sampai saat ini status masih Waspada atau status pada Level II.

Ia menyebutkan, BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta memperingatkan warga adanya potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

Area dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Masyarakat, juga diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awanpanas maupun letusan eksplosif. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close