Hukum

Selain Pengadaan Barang & Jasa, KPK Fokus Awasi PAD

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI selain fokus pada penindakan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan, juga fokus mengawasi sektor pendapatan daerah (PAD).

“Mengawasi sektor pendapatan daerah, yaitu dengan memaksimalkan penerimaan dari wajib pajak, dan menangkap para oknum yang menjadi mafia pajak, serta pihak swasta yang bekerjasama,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, saat pelatihan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam rangka penanganan Tipikor di Provinsi Lampung, di Ballroom Novotel, Bandarlampung, Senin (8/10/2018).

Pelatihan yang berlangsung Senin hingga Jumat (8-12/10/2018) ini diikuti sekitar 150 peserta dari penyidik Tipikor Polda dan Polres, Kejati dan Kejari, Badan pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Oditur Militer, dan Penyidik Polisi Militer Tentara Nasional (POM TNI) di Provinsi Lampung.

“Kalau juga kemarin OTT pegawai Pajak, itu salah satu bentuk fokus kita bagaimana pemerintah dapat menyerap pendapatan secara maksimal, dan menekan kebocoroan dari sektor pajak,” kata alumnus Akbari 1984 itu.

Basaria Panjaitan mengatakan, beberapa sektor yang perlu diawasi karena memiliki potensi pidana korupsi, yakni sektor pertambangan, perdagangan internasional, kehutanan, dan perkebunan.

Selain itu, menurut dia, titik rawan tindak pidana korupsi ada dalam pengadaan barang dan jasa, filosopi keuangan negara, tata kelola keuangan negara dan daerah, pemahaman audit investigatif, audit forensik perhitungan kerugian negara.

Kemudian, lanjutnya, tindak pidana pencucian uang, strategi aparat dalam menangani pra peradilan, peran Koordinasi dan supervisi KPK dalam penanganan perkara Tipikor.

Pelatihan ini, jelas dia, tahun 2018 Lampung yang ketiga. Sebelumnya di Kalimantan Barat dan Palu (Sulawesi Tengah).

“Kami ke sini bukan karena ada agenda (OTT). Intinya, kami bersinergitas antara penyidik supaya penyidikan perkara pidana di polisi dan jaksa bisa maksimal,” jelasnya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close