Lintas DaerahPeristiwa

Sejumlah Wilayah di Lamsel Banjir

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Hujan lebat yang terjadi sejak Sabtu (1/12/2018) dini hari, mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, banjir dan akses transportasi masyarakat setempat terputus.

Meluapnya Sungai Way Pisang di Dusun Rantaumakmur, Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB menyebabkan jalan raya penghubung Dusun Sukamaju, Desa Sukaraja-Dusun Rantaumakmur, Desa Sukabakti lumpuh total tak bisa dilalui kendaraan dan aktivitas warga terganggu.

“Akses transportasi masyarakat terputus akibat luapan sungai Way Pisang,” ujar warga Rantaumakmur, Ardiansyah (29), Sabtu (1/12/2018).

Menurutnya, luapan Sungai Way Pisang bukan hanya hujan deras di wilayah ini saja tetapi juga akibat air kiriman dari sejumlah daerah yang juga turun hujan.

Sementara itu, Kepala Desa Sukabakti Yato Suyato mengatakan luapan Sungai Way Pisang itu mengakibatkan ratusan kepala keluarga di Dusun Rantaumakmur terisolir. Ketinggian air dibadan jalan makin tinggi dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Tak hanya itu, setelah diguyur hujan semalaman, belasan rumah di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, juga terendam banjir. Luapan Way Bakas, menggenangi pemukiman warga dengan kedalam sekitar setengah meter.

Sementara, banjir bandang melanda Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan. Dalam musibah ini tidak menelan korban jiwa dan kerugian belum bisa diperkirakan nilai pastinya.

Adanya musibah ini, Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, memberikan bantuan kepada warga korban banjir di Desa Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, Sabtu (1/12/2018).

Bantuan diberikan sembako berupa beras, mie instan, gula, minyak dan telur kepada 58 warga yang rumahnya terendam banjir yang melanda desa setempat.

Meskipun banjir yang sempat merendam rumah sudah surut, Nanang Ermanto berpesan agar membersihkan lingkungan dengan gotong royong. Dengan membersihkan lingkungan, pesan dia, bisa meminimalisir luapan air sungai Way Campang, sehingga banjir tidak masuk ke pemukiman warga sekitar.

Untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya warga korban banjir, pemerintah daerah setempat mendirikan Posko kesehatan di lokasi banjir. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close