Nasional

Sejumlah Pemudik di Solo Pilih Kembali ke Kota Asal, Ogah Dikarantina

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kebijakan karantina di Graha Wisata Niaga untuk semua penumpang yang turun di stasiun maupun terminal di Solo rupanya tidak bisa diterima sebagian pemudik. Mereka memilih kembali naik bus atau kereta dan kembali ke kota asal.

“Tadi ada penumpang bus satu dari Cirebon dua dari Surabaya. Mereka kita antar pakai BST (Batik Solo Trans) ke Posko Gugus Penanggulangan Covid- 19, Graha Wisata Niaga,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Hari Prihatno kepada merdeka.com, Kamis (9/4/2020).

Hari mengatakan, setelah sampai di posko, penumpang asal Cirebon dan seorang asal Surabaya menolak untuk dikarantina. Kedua penumpang kemudian diantar kembali ke kota masing-masing melalui Stasiun Solo Balapan.

“Dengan diberlakukan SOP (standard operasional prosedur) baru, pemudik langsung dikarantina. Jadi sudah tidak diberlakukan surat pernyataan isolasi mandiri lagi,” terangnya.

Sementara berdasarkan hasil pendataan di terminal kedatangan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, hingga pukul 11.00 WIB tercatat ada 22 pemudik yang sudah diantarkan ke Posko di Graha Wisata Niaga.

“Kita cuma mendata saja, untuk karantina tim gugus yang menentukan,” pungkas dia.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Abdullah Usman mendukung upaya Pemkot Solo untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya dengan langsung mendata penumpang datang melalui Bandara Adi Soemarmo yang akan menuju Kota Solo.

“Pemeriksaan disini dilakukan dengan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Solo, TNI AU, Petugas Bandara, KKP dan Satpol PP,” katanya.

Menurut Usman, data sementara penumpang yang diarahkan menuju lokasi karantina sebanyak 22 orang. Terdiri dari dari 18 orang penumpang Batik Air ID 7368 yang landing pada pukul 09.45 WIB dan 4 Orang penumpang Citilink QG 122 yang landing pada pukul 11.43 WIB.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close