Peristiwa

Sebelum Terbang, Korban Lion Air Ini Kirim Video kepada Istri

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Inchy Ayorbaba tak menyangka bila video kiriman suaminya, Paul Ferdinand Ayorbaba (43) merupakan pesan terakhir. Video berdurasi 01.31 menit itu adalah rekaman saat Paul sebelum menaiki pesawat Lion Air JT-610, yang kemudian jatuh di perairan Karawang.

Inchy (33) mengaku heran dengan kelakuan suaminya yang tiba-tiba mengirimkan video sebelum keberangkatan. Padahal, selama berpergian, suaminya tak pernah mengirimkan video seperti itu.

“Dia melakukan tur, baru kali ini dia kirim video. Sebelumnya nggak, padahal sering bepergian. Baru kali ini ke Pangkal Pinang, dan baru kali ini rekam video,” kata Inchy di RS Polri, Jakarta, Rabu (31/10).

Dalam video tersebut, Paul mengabadikan aktivitasnya di bandara, mulai dari berjalan menuju pintu keberangkatan. Paul juga sempat merekam tiket keberangkatan dan bertanya kepada petugas mengenai pesawat yang dinaikinya dengan rute menuju Pangkal Pinang.

Dalam video yang ia terima, sang suami mengirimkan pada pukul 05.45 WIB. Waktu itu, dia masih tidur. Namun, ia baru membukanya setelah bangun tidur pada pukul 06.30 WIB.

Setelah membuka video itu, ia heran dan bertanya tindakan sang suami. Ia pun menunggu sang suami mengabarinya. Namun, hingga pukul 08.30 WIB, sang suami belum juga memberikan kabar.

“Masih di pesawat pun, kalau belum turun, dia langsung telepon saya sudah mendarat. Tapi sampai jam 08.30 WIB, belum ada kabarnya. Jadi, saya coba telepon, belum aktif,” ucapnya.

Ketika itu, dia masih berpikiran positif bahwa baterei ponsel sang suami sudah habis. Lalu, ia kembali menghubungi sang suami sekitar pukul 09.00 WIB melalui WhatsApp. Namun, lagi-lagi tak ada respons. Sampai di situ, dia masih mengira mungkin suaminya sedang sibuk mengambil barang bagasi.

Inchy mencoba lagi menghubungi nomor suaminya, meski tetap tak ada respons, pesan Whatsapp pun tak terkirim. Lalu, dia mulai menyadari sesuatu tak beres, ketika mengakses Youtube.

Dia melihat ada berita sebuah pesawat hilang kontak. Dia pun kaget dan menangis, setelah mengetahui bahwa pesawat yang hilang kontak adalah pesawat Lion Air JT-610 yang ditumpangi sang suami.

“Saya langsung shock. Saya belum lihat, saya cuma lihat (rute penerbangan) Jakarta-Pangkalpinang, saya langsung shock, dan bilang sama diri sendiri, oh, dia ada di sini,” katanya.

Meski makin gelisah, Inchy masih berharap kabar baik tentang suaminya, sambil mengabari keluarga terdekat dan berdoa agar sang selamat. Dia tetap mencoba dan mencoba lagi menghubungi suaminya.

“Pasti nggak bakal kenapa-kenapa. Saya telepon terus. Saya coba telepon WhatsApp, telepon biasa. Setiap lima menit, saya telepon terus sampai jam kira-kira jam sebelas siang. Saya tetap berharap dia selamat. Saya enggak pernah berpikir yang lain, semua berharap yang terbaik,” katanya.

Setelah beberapa hari tak ada kabar dari sang suami, dia pun mendatangi Rumah Sakit Polri, guna mengantarkan anaknya untuk pemeriksaan DNA dan diambil sampel bagian dalam kulit pipi dan air liur.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close